Ketua KPU Siantar: Pasangan Fernando-Arsidi TMS

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Rapat pleno KPU Kota Pematangsiantar atas hasil verifikasi faktual dukungan kepada pasangan bakal calon walikota-wakil walikota Fernando Simanjuntak-Arsidi, Rabu (30/3/2016) memutuskan pasangan tersebut tidak memenuhi syarat (TMS) menjadi calon walikota dan wakil walikota.

Hal ini diutarakan Ketua KPU Kota Pematangsiantar Mangasi Tua Purba kepada  BatakToday  di kantor KPUD Siantar usai rapat pleno.

“Hasil verifikasi faktual di semua kecamatan nihil atau nol, tapi di kecamatan Siantar Sitalasari ada lima warga yang namanya ada di berkas dukungan tapi hadir dan menyatakan tidak mendukung atau menyatakan tidak setuju ada namaya mendukung paslon Fernando-Arsidi. Untuk nama-nama yang bersangkutan tersebut, yang tau PPK Kecamatan Siantar Sitalasari,” kata Mangasi.

Mangasi menjelaskan, karena jumlah dukungan kepada Fernando-Arsidi sesuai hasil verifikasi faktual tidak memenuhi sesuai ketentuan yaitu sebanyak 23.652, maka KPU Siantar dalam plenonya menyatakan paslon Fernando-Arsdi tidak memenuhi syarat (TMS) sebagai calon walikota dan wakil walikota.

Ditanya soal kehadiran pasangan Fernando-Arsidi pada rapat pleno, Mangasi mengaku pasangan tersebut tidak hadir meskipun telah diundang.

“Pasangan Fernando-Arsidi tidak  hadir, bahkan menerima surat-surat KPUD Siantar yang dikirim kepada mereka selalu ditolak. Walaupun surat KPU ditolak,  kita selalu kirimkan surat-surat pemberitahuan kepada pasangan Fernando-Arsidi melalui pos,” terang Mangasi.

Lebih lanjut Mangasi mengatakan,  hasil pleno KPU Siantar akan segera disampaikan kepada lembaga-lembaga terkait.

“Hasil pleno KPUD atas verifikasi faktual paslon Fernando-Arsidi ini nantinya akan dilaporkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Sumut, kemudian kepada Panwas, paslon yang bersangkutan, dan yang terakhir kepada Pengadilan Tinggi Tatas Usaha Negara (PT TUN), karena sesuai surat penetapan eksekusi menyatakan bahwa setelah selesai menjalankan putusan PT TUN yang dikuatkan oleh kasasi Mahkamah Agung, ada isinya yang menegaskan KPUD Pematangsiantar harus melaporkan hasil tindak lanjut putusan PT TUN,” ujarnya megakhiri penjelasan. (EM)

Foto: Ketua KPU Kota Pematangsiantar, Mangasi Tua Purba. (bataktoday/em)

  • Bagikan