“Tawuran and Warnet All the Time”, Penyakit Pelajar di Siantar

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday

Tim Patroli Sekolah Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar mengangkut belasan pelajar dari Warnet Balinet  Jalan Sisingamangaraja Siantar, Senin (28/3).

Menurut Ketua Tim Patroli Sekolah Juniar Sinaga, sebelumnya mereka menerima laporan warga bahwa ada pelajar yang akan melakukan tawuran.

“Dapat laporan dari warga yang tinggal di sekitar persimpangan Jalan Sisingamangaraja – Jalan Bali, sejumlah pelajar berkumpul di depan warnet Balinet dan disinyalir akan melakukan tawuran,” terang Juniar sembari meninggalkan lokasi, dan memboyong pelajar menuju kantor Disdik Pematang Siantar.

Juniar yang kemudian dihubungi melalui sambungan telepon seluler mengatakan bahwa pelajar yang diamankan setelah terlebih dahulu didata, akan diberikan pembinaan. Selanjutnya Disdik Siantar akan menghubungi pihak sekolah asal mereka untuk diberikan  surat peringatan.

Ketika ditanya tentang maraknya pelajar yang berada di warnet pada dengan masih menggunakan seragam sekolah, Juniar mengatakan bahwa sebagai anak sekolah mereka tidak bisa ada di warnet.

“Memang anak sekolah tidak boleh ada di warnet, di ijin warnet larangan itu kan disebutkan. Pelajar yang berpakaian seragam sekolah tidak di perbolehkan main di warnet, dan tempat permainan yang lain. ” paparnya.

Untuk warnet yang tetap membandal menerima pelajar berseragam sekolah, Juniar mengatakan bahwa Dsidik Kota Pematang Siantar tidak punya hak untuk menindak warnet tersebut.

“Kalau itu ga ada wewenang kita, yang ada wewenang kan dari pihak kepolisian. Ga ada hak kita untuk merekomendasikan warnetnya ditutup atau diberikan pembinaan. Yang bisa mungkin ya Satpol “ jelas Juniar.

Sementara itu beberapa warga yang di sekitar lokasi yang menyaksikan proses penertiban ini berharap agar penertiban pelajar dari warnet disekitar jalan Bali terus dilakukan.

“Maunya tiap hari datang patroli ini ke warnet yang ada disekitar Jalan Bali ini, biar jera anak sekolah itu. Warnet-warnet ini jadi tempat cabut anak sekolah. Dan kalau bisa jangan dikasi lagi warnet buka 24 jam, karena banyak juga anak sekolah itu begadang di warnet. Bukan cuma siang orang ini mau berantam , malam pun maunya tawuran orang ini disini dan titik kumpulnya biasanya di warnet ini lah ” terang salah seorang warga bermarga S. ( AT )

Foto :

Pelajar yang diamankan  Tim Patroli Sekolah Dinas Pendidikan Kota  Pematang Siantar, Simpang Jalan Bali-Jalan Sisingamangaraja, Pematang Siantar, Senin 28/3/2016 (at/bataktoday)

  • Bagikan