Home Industry Narkoba Digrebek BNN di Medan

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Badan Nasional Narkotika (BNN) Pusat dan BNNP Sumut grebek home industry pembuatan narkoba di Jalan AR Hakim, Gang Belanga, Lingkungan XII, Kelurahan Sukaramai I, Kecamatan Medan Area, Kamis (31/3/2016) dinihari.

Petugas mengamankan empat pelaku, yaitu Suhendra ST alias Hendra (41), Budi Rohim Lubis (42), Sutrisno (39), dan Utomo alias Tomo. Petugas juga mengamankan barang bukti 465 butir pil ektasi, 4,64 kg sabu, kristal warna putih yang masih diperiksa lanjutan, timbangan digital, batang pengaduk tabung reaksi, tabung kaca panjang, gelas piala dan kompor listrik.

‪Direktur Psikotropika dan Trikusor BNN, Brigjen Anjan Pramuka Putra mengatakan, penggerebekan berawal dari  penyilidikan, dan setelah dilakukan pengembangan, petugas akhirnya menggrebek home industry pembuatan narkoba itu.

‪”Saat dilakukan penangkapan, para pelaku ini sedang membuat narkoba,” katanya, Jumat (1/4/2016).

Anjan mengatakan, para pelaku ini baru dua bulan melakukan aksinya membuat narkoba.

‪”Bahan baku membuat narkoba ini mereka beli di toko kimia. Untuk memperoleh untung banyak, pelaku mencampurkan narkoba yang asli dengan teofilin yang merupakan bahan untuk pembuatan obat asma,” jelasnya.

‪Anjan menjelaskan, pelaku Hendra merupakan penyuplai dana untuk pembuatan narkoba, Sutrsino merupakan penyedia tempat, Utomo merupakan pesuruh.

‪”Untuk Budi adalah koki yang membuat narkoba. Budi juga merupakan mantan residivis yang baru keluar dalam kasus narkoba,” ungkapnya.

Menurut Anjan, para pelaku memproduksi narkoba tersebut sesuai pesanan.

“Untuk pemasarannya masih dilakukan di wilayah Medan saja,” jelasnya.

Pihaknya juga masih mendalami dari mana para pelaku belajar untuk membuat narkoba tersebut.

Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan melakukan pengembangan terhadap penemuan ini.

“Para pelaku kita jerat dengan Pasal 113 Juncto 132, Pasal 112. Hukuman pidananya seumur hidup,” akunya.

‪Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap orang-orang yang dicurigai.

“Kalau masyarakat ada yang mengetahui, jangan segan-segan untuk melaporkan ke polisi atau BNN,” pintanya.

‪Kepala Lingkungan XII,  Kelurahan Sukaramai I, Kecamatan Medan Area, Andi Kurniawan mengaku, tidak mengetahui rumah itu dijadikan lokasi home industry pembuatan narkoba. Menurutnya, rumah tersebut sudah lama tidak ditempati.

“Ada sekitar lima tahun rumah itu sudah tidak ditempati. Pemilik rumah adalah bu Jumini yang merupakan kakak dari pelaku Sutrisno. Kalau Budi memang residivis dalam kasus narkoba. Dulu rumah ini dijadikan tempat gudang penyimpanan kelapa,” katanya. (AFR)

Foto: Tersangka pelaku home industri narkoba usai digrebek petugas BNN di Jalan AR Hakim, Gang Belanga, Lingkungan XII, Kelurahan Sukaramai I, Kecamatan Medan Area, Kamis (31/3/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan