Herowhin Teken MoU Lagi…

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Meskipun terbukti tidak pernah menghasilkan apa-apa, Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan Aneka Usaha (PD PAUS) Herowhin Sinaga kembali melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktur Utama PT Laksana Perkasa Romauli, Fakhrizal Batubara, Selasa (5/4/2016) sore di rumah dinas walikota Jalan MH Sitorus Pematangsiantar.

Kali ini alasan penandatangan MoU adalah guna mempercepat perencanaan, pembangunan dan pengelolaan Sub Terminal Agribisnis (STA) eks Terminal Sukadame di Kacamatan Siantar Utara.

rekor-muri_editedSehubungan dengan itu, Pemerintah Kota Pematangsiantar menyerahkan lahan eks Terminal Sukadame seluas 10.755 M2 dan tiga unit ruko seluas 345 M2 yang terletak di Jalan Ahmad Yani No.98, 100 dan 102 Kecamatan Siantar Timur.

Penyerahan dokumen kedua aset ini dilakukan Penjabat Walikota Jumsadi Damanik kepada Dirut PD PAUS Herowin Sinaga, disaksikan Dewan Pengawas PD PAUS, Staf Ahli Walikota, Asisten Sekda, serta sejumlah pimpinan SKPD.

Jumsadi berharap, dengan penyerahan aset tersebut, pembangunan STA Sukadame bisa segera dilakukan. Menurutnya, salah satu faktor yang menjadi kendala serta keraguan pihak investor adalah karena belum adanya penyerahan aset kepada PD PAUS.

“Segera lakukan pembangunan, karena secara administrasi dan fisik, STA Sukadame telah kita serahkan untuk dikelola secara profesional oleh PD PAUS. Dengan beroperasinya STA tersebut, kita mengharapkan terjadinya perputaran ekonomi dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat,” kata Jumsadi.

Sementara itu, Dirut PD-PAUS Herowin Sinaga mengatakan, selama ini banyak perusahaan yang ingin berinvestasi di STA, tetapi hingga sekarang hanya PT. Laksana Perkasa Romauli yang serius hingga penandatangan MoU.

“Meski banyak hambatan dan tantangan, kita tetap komit untuk meneruskan pembangunan STA Sukadame dengan mengedepankan kebersamaan dengan pedagang yang sudah ada selama ini disana,” katanya.

Ditambahkan, pembangunan STA Sukadame ini akan mencakup 3 bagian, yakni bangunan kios sebanyak 238 unit, bangunan ruko 14 unit, serta fasilitas pendukungnya seperti drainase, jalan keluar masuk STA, serta lapangan penampungan sementara yang bisa digunakan para pedagang pasar pagi.

“Dengan penyerahan aset ini, kita akan bersosialisasi kepada pedagang yang ada di sana, khususnya mengenai rencana pembangunan dan pengelolaanya nanti,” imbuhnya.

Catatan BatakToday, kegemaran menciptakan MoU digeluti Herowhin sejak menjabat Kepala Bappeda Kota Pematangsiantar tahun 2011 lalu. Herowhin berhasil menggiring Hulman Sitorus (walikota saat itu) menandatangani puluhan MoU dengan berbagai pihak, namun tak satupun yang berhasil ditindaklanjuti hingga Hulman lengser pada September 2015.

Kegemaran itu mencapai puncaknya saat PD PAUS berdiri pada 2014 lalu. Kali ini Herowhin tidak lagi menyiapkan MoU untuk ditandatangani walikota, tetapi untuk dirinya sendiri sebagai Dirut PD PAUS.

Dalam suatu pameran di Lapangan Parkir Pariwisata Jalan Merdeka, Herowhin berhasil mengajak ratusan pihak menandatangani MoU yang hingga saat ini tidak ada tindaklanjutnya. Sayangnya, kegemaran Herowhin ini tidak terpantau oleh pihak Museum Rekor Indonesia (MURI). (rel/ajvg)

Foto: Direktur Utama PD PAUS Herowhin Sinaga dengan Direktur Utama PT. Laksana Perkasa Romauli Fakhrizal Batubara berpose di depan kamera usai penandatangan MoU disaksikan Pj Walikota Jumsadi Damanik, Dewan Pengawas PD PAUS dan beberapa pejabat lainnya, Selasa (5/4/2016) sore di rumah dinas walikota Jalan MH Sitorus Pematangsiantar. (ist)

  • Bagikan