Masyarakat Medan Bakal Kehilangan Taman Cadika Pramuka

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Bumi Perkemahan Taman Cadika Pramuka di Jalan Karya Wisata Medan Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor terancam lepas dari aset Pemko Medan, menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan gugatan Mustika Akbar atas kepemilikan lahan seluas 25,4 hektar itu pada Maret Tahun 2015 lalu.

“Saya saja terkejut baru mendapat kabar soal ini. Selama ini kemana saja Pemko Medan kok seperti ada pembiaran. Sekarang ini pun kita tidak tau apa upaya yang dilakukan Pemko Medan untuk mempertahankan aset itu,” ujar Ketua Komisi D DPRD Medan Sabar Syamsuria Sitepu kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Rabu (6/4/2016).

Politisi Partai Golkar ini menyesalkan lambannya Pemko Medan dalam melakukan upaya hukum, padahal putusan MA sudah keluar sejak tahun 2015 lalu. Kondisi ini, menurut Sabar, memunculkan dugaan adanya permainan terkait bakal beralihnya aset milik Pemko Medan itu.

Danau kecil di Taman Cadika Medan. (medanwisata.com)
Danau kecil di Taman Cadika Medan. (medanwisata.com)

Sabar menjelaskan, sebelumnya sudah banyak masyarakat yang berupaya merampas aset milik Pemko Medan itu melalui upaya hukum, diantaranya Jamuda Tampubolon dan Poltak Tampubolon, namun Pemko berhasil mempertahankannya.

“Cadika itu sudah jadi aset Pemko Medan setelah diserahkan Pemkab Deliserdang berdasarkan PP No 22 Tahun 1973 tentang perluasan Kota Medan. Kalau tidak salah HPL No 1. Kok tiba-tiba ada pula yang ingin merampas aset Pemko Medan,” kesal Sabar.

Menurut Sabar, sebagai warga negara dirinya tidak rela Cadika yang sudah menjadi ikon Kota Medan beralih kepihak lain.

“Saya tidak bisa bayangkan jika Cadika itu dieksekusi nantinya. Kita tau di Cadika itu lahir calon-calon pemimpin bangsa ini. Mau dimana lagi kegiatan pramuka kalau sampai itu jadi milik pribadi. Kita tidak rela itu terjadi. Pemko harus gerak cepat menyelamatkan asetnya,” tegasnya.

Kabag Hukum Pemko Medan Sulaiman Harahap terkejut saat dikonfirmasi soal Cadika. Ia membenarkan, pihak MA telah memenangkan Mustika Akbar sebagai pemilik sah atas Cadika, dan mengaku pihaknya akan mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK).

“Iya benar. Tapi dari mana kalian tau,” tanya Sulaiman heran.

Menurut Sulaiman, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pengajuan PK termasuk bukti-bukti baru yang menguatkan Pemko Medan sebagai pemilik sah lahan tersebut. Namun Sulaiman enggan menjelaskan tentang bukti-bukti baru yang disiapkannya.

“Itu kita pelajari dulu, enggak mungkin kita jelaskan, termasuk juga soal bukti-bukti baru kita untuk mengajukan PK,” pungkasnya.

Dari penelusuran wartawan, sejumlah putusan MA atas gugatan kepemilikan Cadika memenangkan Pemko Medan, diantaranya putusan nomor 2914 K/Pdt/2000 Tanggal 22 Januari 2003.

Kemudian diteruskan dengan putusan nomor 268 PK/Pdt/2004 tertanggal 30 Agustus 2005, nomor 1461 K/Pdt/2002 tanggal 13 Maret 2003, nomor 201 PK/Pdt/2004 tanggal 18 Mei 2005, nomor 1462 K/Pdt/2002 tanggal 13 Maret 2003, dan  nomor 202 PK/Pdt/2004 tanggal 18 Mei 2005.

Dalam amar putusannya, MA menegaskan sertifikat hak pengelolaan lahan yang berada di Kelurahan Pangkalan Mashyur seluas 254,293 m2, terletak di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Mashyur Kecamatan Medan Johor, terdaftar atas nama Pemko Medan, adalah sah hak milik Pemko Medan. (AFR)

Foto: Taman Cadika Medan di Jalan Karya Wisata Medan Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor. (ist/Dokumentasi www.semedan.com)

  • Bagikan