Pendaftaran Calon Dirtek PDAM Tirta Uli Siantar Sepi Peminat

  • Bagikan

Pematang Siantar, BatakToday

Berbeda dengan proses seleksi berbagai jabatan publik di Kota Pematangsiantar yang selalu riuh, seleksi calon direktur teknik PDAM Tirtauli ditutup Senin (4/4/2016) pukul 24.00 WIB dengan hanya 7 orang peminat. Selain masa jabatan yang hanya 2 tahun, keraguan terhadap objektivitas proses seleksi sebagaimana terjadi pada proses seleksi Dewan Pengawas beberapa waktu lalu, diduga menjadi pemicu keengganan masyarakat Siantar untuk ikut dalam proses seleksi kali ini.

Sekretaris Dewan Pengawas  PDAM Tirta Uli, Johny Manurung  mengatakan, seleksi calon direktur teknik yang masa jabatannya hanya 2 tahun itu terpaksa dilakukan karena terjadi kelalaian pada proses seleksi direksi periode yang lalu yang diduganya tidak mempedomani Permendagri Nomor 2 Tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian Perusahaan Daerah Air Minum yang mengatur batas usia maksimum calon direksi.

“Seharusnya pengangkatan yang kemarin harus dilihat juga umur. Artinya kalau 4 tahun periodenya, kan maksimal dia 56 tahun waktu diangkat. Berarti udah 58 dia waktu pengangkatan itu. Itu nggak memenuhi lagi di Permendagri. Ini kan salah walikota yang dulu,” katanya.

Saat dikonfirmasi Selasa (5/4/2016), anggota Dewan Pengawas PDAM Tirta Uli, Deni Naeko Damanik menolak mengungkapkan identitas ketujuh peminat yang mendaftar.

“Nama tujuh pendaftar belum bisa dipublikasikan,” jawabnya singkat melalui SMS.

Seperti diketahui, pada seleksi anggota Dewan Pengawas PDAM Tirta Uli beberapa waktu lalu, salah satu anggota Dewan Pengawas yang terpilih adalah anak kandung dari salah satu anggota panitia seleksi (pansel). Keputusan panitia seleksi itu dinilai tidak etis oleh banyak kalangan, dan ditengarai akan terulang dalam proses seleksi direktur teknik yang sedang berjalan. (AT/ajvg)

Foto: Jajaran Dewan Pengawas PDAM Tirta Uli Pematangsiantar. (bataktoday/at)

  • Bagikan