Midian Sianturi Bantah Bohongi DPRD dan Pedagang

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday.

Staf Ahli Walikota Pematangsiantar Midian Sianturi membantah melakukan pembohongan perihal keberadaan Pj Walikota Jumsadi Damanik pada pertemuan dengan DPRD dan Aliansi Pedagang Tradisional di ruang rapat gabungan komisi DPRD, Rabu (6/4/2016) lalu.

“Saya tidak ada bilang diluar kota, tetapi diluar. Coba buka rekamannya,” jawab Midian saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler, Kamis (7/4/2016).

Midian menambahkan, kehadirannya pada pertemuan itu atas perintah Pj Walikota. Ia juga mengaku, tindakannya menyebutkan Pj Walikota sedang diluar sebagai antisipasi terhadap kemungkinan permintaan pedagang untuk meminta Pj Walikota dihadirkan pada pertemuan itu.

“Kan kalau kubilang nanti di Siantar, dibilang orang itu nanti harus dihadirkan. Kan nggak solusi juga. Makanya saya bilang diluar,” akunya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Timbul Lingga menyesalkan pembohongan yang dilakukan Staf Ahli Walikota Midian Sianturi yang mengatakan Pj Walikota sedang berada di luar kota, padahal yan bersangkutan sedang mengadakan pertemuan dengan panitia hari jadi Kota Pematangsiantar di rumah dinas.

“Pedagang menyampaikan aspirasinya, justru beliau masih memikirkan hari jadi. Kan bisa saja staf-stafnya untuk membicarakan itu,” ujar Timbul kepada wartawan, Kamis (6/4/2016) di Gedung DPRD Kota Pematangsiantar.

Timbul juga menyesalkan pernyataan Jumsadi sebelumnya yang terkesan meremehkan protes pedagang atas kenaikan retribusi yang mencapai 300 persen.

Ditanya tentang tindakan yang akan dilakukan DPRD terhadap pembohongan yang dilakukan oleh staf ahli Walikota, Timbul mengesampingkannya dan ingin fokus pada pengawasan pelaksanaan rekomendasi DPRD atas masalah kenaikan retribusi pasar.:

“Biarlah dia yang mengapakan (mempertanggungjawabkan-red) kepada Tuhan-nya itu,“ jawabnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada pertemuan antara DPRD, pedagang dan pihak Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar di ruang rapat gabungan fraksi, Rabu (6/4/2016) sekitar pukul 13.00 WIB, Staf Ahli Walikota Midian Sianturi mengatakan bahwa Pj Walikota tidak bisa hadir karena sedang berada di luar kota. Pertemuan itu digelar untuk membahas penolakan pedagang Pasar Horas dan Dwikora atas kenaikan retribusi pelayanan pasar yang mencapai 300 persen.

“Bapak Pj Walikota tidak bisa hadir, tadinya ada disini. Berhubung karena ada pekerjaan mendadak keluar kota, beliau tidak dapat hadir,” terang Midian pada pembukaan pertemuan itu. (baca juga: https://bataktoday.com/midian-sianturi-bohongi-pedagang-dan-anggota-dprd-siantar). (AT)

Foto: Staf Ahli Walikota Midian Sianturi pada pertemuan dengan DPRD dan Aliansi Pedagang Tradisional di ruang rapat gabungan komisi DPRD Kota Pematangsiantar, Rabu (6/4/2016). (bataktoday/at)

  • Bagikan