Prof Robert Sibarani: Intervensi Politik Tidak Mempan Sama Saya

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara memastikan proses seleksi calon komisioner KPID Sumatera Utara masa bakti 2016-2019 yang sedang berlangsung saat ini terbebas
dari unsur politik.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Seleksi, Prof Robert Sibarani dalam diskusi Forum Jurnalis Peduli KPID Sumut di Aula DPRD Sumatera Utara, Jumat (8/4/2016).

Diskusi terbuka digelar  bersama Panitia Seleksi (Pansel) KPID Sumut periode 2016-2019 untuk mencari figur calon komisioner yang memiliki integritas, kualitas dan akuntabel dalam dunia penyiaran tanah air.

“Saya memastikan tidak ada intervensi politik dalam seleksi ini. Intervensi politik tidak mempan sama saya,” kata Prof Robert dalam diskusi yang dipimpin Fakhruddin Pohan sebagai Koordinator Forum Jurnalis Peduli KPID Sumut dan Gusliadi selaku moderator.

Ketua Pansel Prof Robert Sibarani hadir beserta timnya, yakni Kemalawati Eteng dan Pietter Manopo, pengamat penyiaran Syaiful Anwar, Ketua Fitra Sumut Rurita Ningrum, dan tokoh pemuda David Susanto, serta para jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik dan online.

Robert mengatakan, setiap tahapan seleksi yang sudah selesai mereka lakukan seperti seleksi administrasi hingga psikotes, penilaiannya murni
berdasarkan kemampuan dari masing-masing peserta seleksi.

“Siapa yang terbaik maka dialah yang berhak untuk lolos ke tahapan selanjutnya,” ujarnya.

Robert mengakui, sejak bergulirnya seleksi tersebut mereka kerap menerima SMS ataupun telepon dari pihak-pihak yang ingin melobi mereka agar melakukan kecurangan. Namun hal tersebut menurutnya tetap ditolak karena mereka yakin kepentingan masyarakat merupakan hal yang harus
diperhatikan dalam meloloskan peserta yang terbaik.

“Tugas kami hanya untuk seleksi dan kami akan meloloskan yang terbaik,” tegas Robert. (AFR)

Foto: Ketua Panitia Seleksi (Pansel) KPID Sumut periode 2016-2019 Prof Robert Sibarani (memakai dasi) foto bersama panitia dan peserta Diskusi Terbuka untuk mencari figur calon komisioner yang memiliki integritas, kualitas dan akuntabel dalam dunia penyiaran tanah air, di Aula DPRD Sumatera Utara, Jumat (8/4/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan