Masih Buwas: Peredaran Narkoba di Medan Dikendalikan “Bang Napi”

  • Bagikan

Medan, BatakToday

Jaringan narkoba Medan-Malaysia yang berhasil dibongkar BNN, dinyatakan dikendalikan oleh seseorang dari balik jeruji besi. Buktinya, bandar besar narkoba bernama Toni yang diamankan petugas BNN merupakan narapidana di LP Lubuk Pakam.

‪”Toni merupakan narapidana di Lapas Lubuk Pakam. Dia menjalani hukuman 9 tahun penjara kasus narkotika, ” kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso di City Residence A18,  Jalan Sempurna, Medan, Senin (11/4/2016) siang.

‪Narkoba tersebut berasal dari Malaysia dan akan disebarkan ke Kota Medan.

“Malaysia lalu ke Aceh dan Medan,” jelasnya.

‪Jaringan ini diatur seorang warga Negara Malaysia berinisial B.

“Untuk di Indonesia diotaki Toni alias TG yang mendekam di Lapas Lubuk Pakam,” ungkapnya.

‪Petugas juga masih mendalami apakah ada keterlibatan petugas lapas dalam peredaran narkoba tersebut.

“Masih kita dalami, seperti apa masuknya ke dalam lapas. Kita akan lakukan pemeriksaan ke dalam lapas,” ungkapnya.

‪Para pelaku ini diduga telah lama menjadi bandar narkoba jaringan internasional untuk Sumateta Utara, khususnya Medan.

“Namun baru terdeteksi dalam dua bulan ini dan kita ungkap,” pungkasnya.

‪Diberitakan, jaringan narkoba Internasional di Kota Medan dibongkar Badan Nasional Narkotika (BNN). Dari situ, petugas mengamankan lima orang pelaku. Kelimanya, Achin alias MR,  JT Toni alias TG, HND, dan AH.

‪Petugas juga mengamankan 20 Kg sabu-sabu, 50.000 butir pil ekstasi, dan 6.000 butir pil happy five. (AFR)

Foto:

Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, dalam konperensi pers terbongkarnya jaringan narkoba internasional di Medan, City Residence A18,  Jalan Sempurna, Medan, Senin 11/4/2016 (afr/bataktoday)

  • Bagikan