Oknum “Bagian Narkoba” Polres Humbahas Miliki 17 Paket Sabu

  • Bagikan

Dolok Sanggul, BatakToday

Miliki narkoba jenis sabu, Brigadir S alias Ipul (36) anggota Sabhara Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) diringkus personil Polres Humbahas di tempat kost-nya Jl. Martabe Desa Pasaribu, Kecamatan Dolok Sanggul, Humbahas, Sabtu (09/4) kemarin sekira pukul 16:30 WIB.

Penangkapan terhadap anggota Polres Humbahas itu, dipimpin langsung Kapolres Humbahas AKBP Rustam Mansur SIK , Wakapolres Kompol Marudut Hutabarat SH, Kasat Narkoba AKP Maimun, Kaurbin Opsnal Narkoba Ipda Boby Hartawan SH dan sejumlah personil Satuan Narkoba Polres Humbahas.

Kapolres AKBP Rustam Mansur didampingi Kasat Narkoba AKP Maimun saat dikonfirmasi di Mapolres Humbahas, Minggu (10/4) mengatakan, atas informasi masyarakat tersangka Ipul sudah TO (target operasi) sejak tiga hari terakhir.

“Tiga hari sebelum penangkapan, yang bersangkutan kita pantau. Sabtu kemarin, saat tersangka pulang dari kantor, kita lakukan penyergapan dan menggeledah rumah kosnya.  Dari penggeledahan itu, petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 17 paket kecil yang terbungkus dalam kantong plastik ukuran 3,64 gr. Selain itu, alat penghisap bong, pirek, pipet, mancis dan bungkusan plastik bekas narkotika jenis sabu,” jelas Rustam.

Lebih lanjut, katanya, barang bukti 17 paket sabu terbungkus dalam casing power bank dan kotak bekas kosmetik (bedak) yang terletak di atas asbes, di samping talang air depan pintu kamar kos.

“Untuk pengembangan dan pemeriksaan atas barang bukti narkoba jenis sabu itu, kita  menangkap dan menggelandang Ipul ke Mapolres Humbahas,” tukasnya.

Mantan Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Jawa Barat itu menambahkan, dari pemeriksaan sementara, tersangka Ipul diduga sebagai pengedar. Kepada tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 jo 127 huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. Ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Sesuai dengan kode etik profesi kepolisian RI, katanya lagi,  anggota Polri yang terjerat Narkoba diberikan sanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

“Pemberantasan narkoba merupakan amanat undang-undang. Siapapun yang terjerat narkoba akan kita tindak tanpa pandang bulu. Sebab peredaran narkoba di Indonesia sudah kondisi darurat,” tandasnya. (FT)

Foto:

Tersangka Brigadir S, alias Ipul (36), di tengah, sedang diinterogasi sehubungan kepemilikan narkoba jenis sabu, Dolok Sanggul, Humbahas, Minggu 10/4/2016 (ft/bataktoday)

  • Bagikan