Diduga Beri Fasilitas Mewah kepada Toni, Kalapas Lubuk Pakam Dicopot

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Kepala Lapas Kelas II B Lubuk Pakam, Setia Budi Irianto resmi dicopot dari jabatannya, setelah diduga memberikan fasilitas mewah kepada seorang narapidana yang merupakan bandar narkoba jaringan internasional.

“Setia Budi Irianto ditarik ke Kanwil Kemenkumham Sumut dan tidak diberi jabatan (nonjob). Sudah diserah terimakan hari ini,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Wilayah Sumut, Yhosep Sembiring, Selasa (12/4/2016).

‪Kemenkumham Sumut kemudian  menunjuk Aposan Silalahi sebagai Plh Kalapas.

“Kita menunggu surat resmi untuk pejabat definitif, sehingga masih menunjuk Plh,” ucap Yhosep.

‪Diketahui, pencopotan ini dilakukan hanya beberapa jam setelah Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengungkap narapidana kasus narkotika Toni alias Toge (50) mengendalikan peredaran narkoba dari dalam Lapas Kelas II B Lubuk Pakam.

‪Toni mendapat berbagai fasilitas mewah di penjara itu. Ia mengendalikan anggota jaringannya yang menyelundupkan narkoba dari Tiongkok via Malaysia.

‪Tidak kurang 97 kg sabu-sabu telah disita dari jaringan Toni yang tertangkap sejak Februari 2016. Diduga masih banyak narkoba yang berhasil lolos dan diedarkan jaringan ini di Medan. (AFR)

Foto: Setia Budi Irianto (tengah) saat dilantik menjadi Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam di Aula Pengayoman Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara pada 11/11/2013 lalu. (sumut.kemenkumham.go.id)

  • Bagikan