Togar Sitorus: Kenaikan 300 Persen Tak Sebanding Kinerja Pelayanan PD Pasar

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Ketua Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar Togar Sitorus menilai kebijakan PD Pasar Horas Jaya (PD PHJ) menaikkan retribusi pelayanan pasar sebesar 300 persen tidak sebanding dengan kinerja pelayanan dan tidak mempertimbangkan dampak psikologis peningkatan tarif bagi pedagang.

“Ini jelas sangat memberatkan bagi para pedagang. Tujuan dinaikkan retribusi ini sebesar 300 persen untuk apa. Buktikan dulu kinerjanya agar ada keseimbangan, jangan asal menaikkan begitu saja,” ujarnya kepada BatakToday di ruang kerjanya, Senin (11/4/2016).

Togar mengungkapkan kekecewannya atas tindakan PD PHJ yang langsung menerapkan kenaikan tarif padahal persetujuan resmi dari Pj Walikota Siantar belum ada.

“Sepengetahuan kita dari DPRD, kenaikan retribusi ini belum mempunyai surat keputusan resmi dari Pj Walikota, makanya para pedagang  resah dan melakukan demo ke DPRD,” katanya.

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, 9 tuntutan yang diajukan pedagang pada unjuk rasa Rabu (6/4/2016) lalu seluruhnya dimasukkan dalam rekomendasi DPRD kepada walikota untuk segera ditindaklanjuti.

“Kita berharap pemerintah kota secepatnya mengambil kebijakan mengenai 9 tuntutan pedagang yang sudah kita rekomendasikan langsung kepada Pj Walikota. Hanya kita belum tau tanggapan Pj Walikota seperti apa sampai saat ini. Kita tunggu sajalah bagaimana nanti tanggapan pemerintah kota terhadap rekomendasi DPRD. Kalau tidak terealisasi, kita dari DRPD akan mengambil langkah berikutnya,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seribuan pedagang Pasar Horas dan Pasar Dwikora yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Tradisional Pematangsiantar menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Kota Pematangsiantar, Rabu (6/4/2016) lalu, menyusul kenaikan tarif retribusi pelayanan pasar hingga 300 persen oleh manajemen PD Pasar Horas Jaya (PD PHJ).

Selain menuntut pembatalan kenaikan retribusi, pedagang juga menuntut pencopotan Dirut PD PHJ Setia Siagian, serta membongkar berbagai praktik pelanggaran yang diduga dilakukan manajemen PD PHJ, diantaranya menyangkut pengelolaan parkir, dan rekrutmen karyawan tidak sesuai kebutuhan yang diduga menjadi pemicu kenaikan tarif retribusi (baca juga: https://bataktoday.com/hulman-dprd-siantar-lakukan-pembiaran-di-pasar-horas). (EM)

Foto: Ketua Komisi II DPRD Kota Pematangsiantar, Togar Sitorus. (bataktoday/em)

  • Bagikan