Toni Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Lubuk Pakam

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Toni alias Toge, narapidana Lapas Lubuk Pakam merupakan otak peredaran narkotika jaringan internasional yang dibongkar BNN di Medan. Dibalik terungkapnya kegiatan bisnis gelap yang diperankan Toni, ternyata ada dugaan pria ini memperoleh fasilitas mewah di dalam Lapas Lubuk Pakam. Toni pun mengaku memakai sabu selama di penjara.

Pihak BNN mengaku masih terus mendalami keterlibatan pihak Lapas yang diduga memberi fasilitas kepada Toni.

“Jaringan ini dikendalikan oleh napidana yang masih menjalani hukuman. Kita masih mendalami keterlibatan pihak lapas yang diduga memberikan fasilitas mewah kepada Toni,” kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso di Medan, Senin (11/4/2016).

Buwas mengaku, narkoba tersebut berasal dari Tiongkok. Barang haram itu dibawa melalui jalur laut Malaysia ke Aceh dan sampai ke Medan.

“Toni ini yang memesannya langsung kepada B,” ujar Budi.

Sementara Toni mengaku, sering menggunakan narkoba di dalam penjara.

“Saya pakai narkoba juga di dalam penjara. Saya dapat fasilitas juga di lapas,” ucap Toni saat diinterogasi Direktur Psikotropika dan Prekursor BNN, Brigjen Anjan Pramuka Putra.

Toni mengaku dihukum 12 tahun penjara dalam kasus narkoba. Dirinya telah menjalani 6 tahun hukuman. Bahkan dia juga pernah dihukum 1 tahun penjara karena kasus narkoba juga.

Namun, dirinya membantah telah memberikan setoran  kepada petugas lapas.

“Kalau alat-alatnya rusak baru saya kasih uang,” katanya. (AFR)

Foto: Toni alias Toge, narapidana Lapas Lubuk Pakam yang merupakan otak peredaran narkotika jaringan internasional yang dibongkar BNN baru-baru ini. (ist)

  • Bagikan