Ditjen Pajak Kawal Proses Hukum Pembunuhan Juru Sita di Gunungsitoli

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Seluruh jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dengan tegas menolak segala bentuk ancaman baik fisik maupun mental serta kekerasan terhadap para petugas pajak. Ditjen Pajak akan mengawal proses untuk mencari keadilan terhadap kedua petugas pajak yang terbunuh saat menjalankan tugas di Gunungsitoli, Nias, Selasa (12/4/2016) kemarin.

Hal itu ditegaskan Ditjen Pajak melalui press release yang disebarkan Kantor Wilayah DJP Sumut I dan diterima BatakToday Selasa (12/4/2016) malam.

Seorang Juru Sita Pajak Negara (JSPN)  sedang melakukan penyitaan atas aset penunggak pajak di Tegal Rejo Medan, Senin (21/03/2016) lalu. (www.pajak.go.id)
Seorang Juru Sita Pajak Negara (JSPN) sedang melakukan penyitaan atas aset penunggak pajak di Tegal Rejo Medan, Senin (21/03/2016) lalu. (www.pajak.go.id)

Dijelaskan, dalam organisasi Ditjen Pajak, Juru Sita Pajak Negara (JSPN) memiliki tugas dan fungsi yang strategis, yaitu melakukan penagihan atas tunggakan pajak dalam rangka mengamankan penerimaan Negara, namun memiliki risiko yang tinggi. Dalam menjalankan tugas, JSPN kerap menerima ancaman atau intimidasi dari pihak-pihak yang tidak kooperatif dengan proses penagihan pajak.

Diketahui, seorang Juru Sita Pajak Negara (JSPN) bernama Parada Toga Fransriano Siahaan dan seorang anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Soza Nolo Lase yang bekerja di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sibolga tewas ketika menjalankan tugas penagihan pajak karena ditikam oleh oknum Wajib Pajak dengan inisial AL.

Setelah melakukan penikaman, AL menyerahkan diri kepada Kepolisian Resort Gunungsitoli. Peristiwa ini sekarang masih dalam penelusuran Ditjen Pajak dan sedang dalam penyelidikan pihak berwajib.

Seluruh jajaran pimpinan dan pegawai Ditjen Pajak sangat prihatin atas kejadian ini, dan menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Direktur Jenderal Pajak memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian dan kerja keras kedua petugas tersebut dalam tugas mengamankan penerimaan negara.

Sementara Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi, di dinding akun facebook resmi Ditjen Pajak mengajak seluruh jajarannya untuk tetap semangat dalam meneruskan perjuangan, agar pengorbanan Parada Toga Fransriano Siahaan tidak sia-sia.

“Saya sebagai Pimpinan akan selalu berada di depan bersama kalian untuk meneruskan perjuangan ini. Semangat Satu Jiwa!” tulis Ken Dwijugiasteadi. (AFR/rel/red)

  • Bagikan