Keluarga Pegawai Pajak Minta Pengawalan Diperketat

  • Bagikan

Medan, BatakToday

Kesedihan meliputi keluarga yang ditinggal Juru Sita Pajak Negara (JSPN) Parada Toga Fransriano Siahaan, yang menjadi korban pembunuhan di Gunungsitoli. Keluarga kini hanya bisa berharap agar dalam menjalankan tugas, Dijen Pajak melengkapi jajarannya dengan pengamanan yang lebih baik.

Parada Toga Fransriano Siahaan dan seorang anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Soza Nolo Lase yang bekerja di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sibolga tewas ketika menjalankan tugas penagihan pajak karena ditikam oleh oknum Wajib Pajak dengan inisial AL, di Gunungsitoli, Nias (12/4) kemarin.

Keluarga Prada yang ditemui di rumah duka Jl Air Bersih Medan, Pretty Siahaan (adik Prada), ketika menanti kedatangan jenazah, meminta pemerintah untuk menambah pengawalan kepada pegawai yang bertugas menagih tunggakan pajak.

Ia mengatakan, peristiwa pembunuhan yang dialami abang kandungnya saat sedang bertugas untuk menagih tunggakan pajak merupakan peristiwa pertama dan diharapkan menjadi yang terakhir. Diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi seluruh pihak agar tidak terulang kembali.

“Pemerintah pun, agar menambah pengawalan kepada pegawai yang sedang menagih tunggakan pajak,” ujarnya.

Sepengetahuan Pretty, selama ini abangnya hanya dikawal seorang satpam saat akan menagih tunggakan kepada Wajib Pajak. Padahal, nilai yang ditagih bisa sampai miliaran rupiah.

‪Dirinya mencontohkan pegawai bank yang membawa uang puluhan juta rupiah saja dikawal oleh petugas kepolisian. Sayangnya,  pegawai yang menagih tunggakan pajak sampai miliaran rupiah tidak dikawal kepolisian.

“‪Oleh sebab itu, semoga kedepannya peristiwa ini menjadi referensi pemerintah untuk lebih peduli kepada pegawai penagihan pajak yang sedang bertugas,” harapnya.

‪Menurut Preety, Prada kembali ke Sibolga pada Minggu kemarin. Korban pun tidak pernah mengeluhkan resiko pekerjaannya kepada keluarga.

‪Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, persoalan ini bermula saat Parado, yang bertugas sebagai juru sita penagihan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sibolga, dan Sozanolo, honorer yang bertugas di KP2KP (Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan) Gunungsitoli, mendatangi tempat usaha pelaku untuk menagih tunggakan pajak. (AFR)

Foto:

Pretty Siahaan (adik Prada), di rumah duka Jl Air Bersih, Medan, 13/4/2016 (afr/bataktoday)

  • Bagikan