Budianta Tarigan: Pergantian Pengurus sudah Keputusan DPW Perindo Sumut

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Ketua Bidang Pengkaderan dan Saksi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sumut, Budianta Tarigan menyebutkan penggantian sejumlah pengurus termasuk Sekretaris DPW sudah menjadi keputusan yang disepakati.  Sebelumnya mantan Sekretaris DPW Binsar Simatupang menyatakan dirinya tidak tahu menahu alasan pemberhentian dan pencopotan dirinya dari kepengurusan DPW Partai Perindo Sumut..

“Silakan saja kalau mereka keberatan. Tapi itu sudah keputusan DPW,” ujarnya usai pelantikan sejumlah DPD dan DPC Partai Perindo Sumut yang dihadiri Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo di Medan, Rabu (13/4/2016) sore.

Sebelumnya, Binsar Simatupang menyampaikan bahwa dirinya telah melaksanakan tugasnya sebagai sekretaris DPW. Bahkan SK pengangkatan sejumlah DPD di Sumut telah selesai pada Mei 2015.

“Tapi baru diserahkan kepada masingi-masing DPD pada 6 Januari 2016 sewaktu Ketua DPP Bidang Organisasi dan Sekjen hadir, sehingga menghambat pemberkasan DPD karena SK merupakan syarat mutlak pembukaan rekening bank di kabupaten/kota, tidak bisa didaftarkan ke Kesbang,” katanya.

Dengan tidak diberikannya SK tersebut, lanjut Binsar, DPD tidak memiliki legitimasi untuk menerbitkan SK kepengurusn kecamatan karena masih surat mandat yang diterima, sehingga kelengkapan administrasi DPW Sumut hingga akhir 2015 baru mencapai 46 persen.

“Pertanyaan, kenapa saya disalahkan? Kemudian yang menilai kinerja ketua dan sekretaris DPW adalah DPP, bukan DPW. Sementara SK itu sudah ditangan ketua,” katanya.

Hal ini yang membuat Binsar merasa dizalimi oleh Ketua DPW Perindo Sumut, Rudi Hasibuan yang memecat dirinya secara sepihak. Apalagi, pemecatan tersebut tidak memiliki landasan yang kuat.

“Saya dan Wakil Bendahara DPW Perindo Sumut, ibu Cynthia dipaksa mundur tanpa alasan yang jelas. Sampai detik ini kami tidak pernah membuat surat pengunduran diri. Anehnya Rudi sudah menunjuk pengganti kami,” kata Binsar didampingi Cynthia kepada wartawan, Selasa (12/4/2016).

Atas dasar itulah, Binsar mengaku sudah melayangkan surat resmi yang dikirimkannya ke email pribadi HT. Selain itu, ia juga sudah mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp, meski sejauh ini belum ada
tanggapan.

“Pak HT sudah tahu masalah ini, semua kronologi kejadian sudah saya jelaskan. Sebelumnya saya juga sudah mencoba untuk bertemu langsung dengan beliau,  tapi urung terlaksana karena kesibukannya. Atas petunjuk ajudannya, maka saya kirimkan aduan tersebut via email,“ papar pria yang tercatat sebagai dosen disalah satu PTS di Kota Medan itu (baca juga: https://bataktoday.com/dipecat-dari-jabatan-sekretaris-perindo-sumut-binsar-surati-ht). (AFR)

  • Bagikan