Kementan Dorong Pengembangan Komoditas Bawang & Cabe Merah di Tobasa

  • Bagikan

Tobasa, BatakToday –

Selain peningkatan produktivitas komoditas padi, jagung dan kedelai menuju swasembada tahun 2017, Program Upaya Khusus (upsus) Kementerian Pertanian RI juga mendorong pengembangan komoditas bawang merah dan cabe merah di Kabupaten Toba Samosir.

Hal itu diungkapkan penanggungjawab Upsus Wilayah Sumatera Utara, Jamil Ali Harahap pada penanaman perdana varietas padi unggul sekaligus pencanangan musim tanam serentak di Desa Lumban Bulbul Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Senin (18/4/2016).

“Pemerintah sangat meberikan perhatian untuk komoditas tanaman ini (bawang merah dan cabai merah-red), dan pemerintah bersedia dan bertanggungjawab untuk memberikan segala bantuan kepada para petani untuk pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujar Harahap.

Penanaman perdana varietas padi unggul sendiri digelar dalam pencanangan Program Upaya Khusus (Upsus) Kementerian Pertanian dengan target swasembada komoditas padi, jagung dan kedelai pada tahun 2017 mendatang.

Harahap mengimbau para petani Tobasa untuk melakukan tanam serentak, karena menurutnya pola tanam tidak serempak justru merugikan petani sendiri.

Ia juga berharap, petani Tobasa tidak lagi menanam padi lokal yang berumur 6 bulan, dan menggantinya dengan padi varietas unggul yang umurnya hanya tiga bulan, sehingga para petani bisa panen dua kali setahun.

“Jangan biarkan lahan kita kosong, begitu panen langsung tanam. Itu harapan menteri, minimal tercapai duak kali panen dalam setahun,” tandas Harahap.

Aparat penegak hukum juga dimintanya secara proaktif mengawasi pelaksanaan program pemerintah khususnya di bidang pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Mari kita proaktif untuk mengawasi segala bantuan Dinas Pertanian maupun Kementerian Pertanian yang diberikan kepada petani, seperti bantuan pupuk, obat-obatan maupun alat-alat pertanian,” pintanya.

Harahap juga menyampaikan pesan Menteri Pertanian kepada Pemkab dan masyarakat Tobasa, agar melakukan upaya penambahan luas lahan pertanian.

Pada kesempatan itu, Menteri Pertanian diwakili Inspektur III Inspektorat Jenderal kementerian Pertanian, Alwi Lubis, secara simbolis menyerahkan bantuan hand tractor dan mesin Jarwo Transpalnter kepada perwakilan kelompok tani Desa Lumban Bulbul, dilanjutkan dengan pemberian arahan kepada para petani, mengambil tempat di tepi pantai Danau Toba yang tidak jauh dari lokasi penanaman.

Penanaman perdana menggunakan alat tanam Jarwo Transplanter dilakukan langsung oleh Bupati Tobasa Darwin Siagian bersama Wakil Bupati Hulman Sitorus, didampingi Kepala BPTT Sumatera Utara Andrito, Kapolres Tobasa Jidin Siagian, Ketua DPRD Tobasa Boyke Pasaribu beserta unsur Forkopimda lainnya. (AP)

Foto: Bupati Tobasa Darwin Siagian dan Wakil Bupati Hulman Sitorus saat melakukan penanaman perdana varietas padi unggul di areal persawahan Desa Lumban Bulbul Balige, Senin (18/4/2016). (bataktoday/ap)      

  • Bagikan