Tahun Ini, Tenaga Kesehatan PTT Humbahas Diangkat Menjadi CPNS

  • Bagikan

Dolok Sanggul, BatakToday –

Sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah pusat untuk mengangkat seluruh tenaga kesehatan pegawai tidak tetap (PTT) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), 129 orang tenaga kesehatan PTT di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) akan segera diangkat menjadi CPNS pada bulan Juli 2016 mendatang. Memorandum of Understanding (MoU) antara Sekretaris Jenderal Kemenkes dengan seluruh pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota tentang pengadaan CPNS di masing-masing pemda dengan mengangkat tenaga kesehatan PTT, telah ditandatangani pada Rabu (30/3/2016) lalu.

Demikian diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan Humbahas, Elson Sihotang, kepada BatakToday di ruang kerjanya, Senin (18/4/2016).

Elson merinci, berdasarkan database Dinas Kesehatan, 129 tenaga kesehatan PTT di Kabupaten Humbahas terdiri dari 1 orang dokter umum dan 128 bidan, sementara dokter gigi nihil.

“Data tersebut sudah final dan sudah dikirim ke biro kepegawaian pusat untuk sinkronisasi,” ujar Elson.

Ditambahkan, sesuai MoU, seleksi tetap dilaksanakan untuk tujuan penentuan ranking, digelar di tingkat provinsi pada 26 Juli 2016 mendatang.

“Seleksi nanti akan dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Namun penilaian tidak passing melainkan berdasarkan ranking,” jelasnya.

Mantan Camat Parlilitan ini menjelaskan, syarat peserta seleksi yakni umur maksimal 35 tahun, tenaga PTT dari bidan, dokter umum dan dokter gigi, masing-masing dilengkapi surat tanda registrasi (STR).

Kepala BKD Kabupaten Humbahas Makden Sihombing membenarkan rencana penangkatan CPNS dari tenaga kesehatan PTT tersebut.

“Dalam MoU itu disebutkan tentang pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) dari tenaga PTT. Kemudian seleksi CPNSD itu akan dilakukan Juli 2016 mendatang di Provinsi,” katanya.

Dijelaskan, dalam seleksi CPNSD itu, BKD setempat hanya menangani administrasi. Peserta yang lulus seleksi selanjutnya akan diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diterbitkan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Apresiasi kepada Tenaga Kesehatan PTT

Kementerian Kesehatan RI dalam rilisnya beberapa waktu lalu menjelaskan, pengangkatan tenaga kesehatan PTT menjadi PNS adalah bentuk apresiasi kepada tenaga kesehatan PTT yang memberikan kontribusi cukup besar dalam pembangunan kesehatan terutama di daerah pedesaan. Para tenaga PTT merupakan salah satu ujung tombak dalam menurunkan angka kematian Ibu. Oleh karenanya, pemenuhan dan peningkatan kapasitas SDM kesehatan harus dilakukan.

Pada tahun 2016, pemerintah akan mengangkat seluruh tenaga kesehatan PTT, sebanyak 49.443 orang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), terdiri dari dokter PTT 1.984 orang, dokter gigi PTT sebanyak 904 orang, Bidan PTT sebanyak 42.245 orang, dan Tenaga Tim Nusantara Sehat sebanyak 4.310 orang.

Berita baik ini diharapkan membawa angin segar bagi tenaga kesehatan Program PTT yang selama ini mempertanyakan statusnya. Selain itu, kebijakan ini dapat memberikan harapan bagi rakyat di seluruh Indonesia untuk memperoleh akses pelayanan kesehatan di puskesmas dengan kualifikasi dan jumlah tenaga kesehatan yang sesuai standar. (FT/JAS)

Foto: Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Humbahas, Makden Sihombing. (bataktoday/ft)

  • Bagikan