Aktivitas Kelompok Pengajian PPA Resahkan Warga Tebing Tinggi

  • Bagikan

Tebing Tinggi, BatakToday –

Aktivitas kelompok pengajian Pola Pertolongan Allah (PPA) yang melakukan kegiatan dari hotel ke hotel mulai meresahkan warga  Kota Tebing Tinggi,  karena dinilai menyimpang dari ajaran Islam, bahkan jemaah yang mengikuti pengajian itu harus membayar pula.

Hal itu diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Tebing Tinggi Abu Hasyim Siregar pada acara temu ramah Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan (Bakorpakem) Kota Tebing Tinggi), Senin (18/4/2016).

Dikatakan, Endar Suhendar, salah seorang warga Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan mengadukan persoalan rumah tangganya ke FKUB, dimana istri warga itu mengikuti pengajian PPA di salah satu hotel di Jalan Sudirman, sehari sebelumnya. Endar mengaku terkejut, karena menurutnya pengajian itu tak lazim dan istrinya punya paham bertolak belakang dengan ajaran Islam.

Salah satu ajaran kelompok pengajian PPA itu yang bertolakbelakang dengan ajaran Islam, terang Abu Hasyim, istri boleh pergi kemana saja tanpa harus meminta izin atau sepengetahuan suami.

“Ini saja ajaran yang jelas sudah menyimpang, karena tak sesuai ajaran Islam,” ungkap Abu Hasyim.

Selain itu, bagi jemaah yang ikut pengajian PPA yang diselenggarakan di hotel itu, harus membayar Rp 250 ribu per orang. Bahkan kalau seorang jemaah ingin menjadi anggota, maka setiap pengajian wajib membayar Rp 750 ribu.

Diungkapkan pula, oknum yang selama ini menjadi aktivis kegiatan pengajian PPA itu adalah seorang PNS yang bekerja di Dinas Pertanian Kota Pematangsiantar.

“Saya dengar perempuan itu kerja di Bidang Perikanan,” terang Abu.

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi Fajar R. Manurung selaku Ketua Bakorpakem mengatakan akan segera melakukan penelitian terhadap kelompok pengajian PPA dan aktivitasnya. (iss)

Foto: Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Tebing Tinggi Abu Hasyim Siregar saat menjelaskan pengaduan warga atas aktivitas kelompok pengajian PPA pada acara temu ramah Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan (Bakorpakem) Kota Tebing Tinggi), Senin (18/4/2016).

  • Bagikan