Tawarkan Strategi 4K, Paruhum Raih Posisi Dirtek PDAM Tirtauli

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Paruhum Nali Siregar akhirnya terpilih menduduki posisi Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Uli untuk sisa periode 2014-2018. Sebelumnya Paruhum telah ditunjuk sebagai penjabat untuk posisi yang sama, sejak Dirtek lama Robert Sibarani memasuki masa pensiun akhir 2015 lalu. Sementara, pesaingnya M Aris Edy Saputra tetap menduduki jabatan semula sebagai Kepala Bagian Perlengkapan.

“Saya minta semua jajaran direksi, kabag dan seterusnya sampai ke seluruh pegawai PDAM bisa bekerja sama dengan saudara Paruhum Siregar, demikian juga sebaliknya,” ujar Penjabat Walikota Jumsadi Damanik saat membacakan kandidat terpilih, Jumat siang (22/4/2016) di Aula PDAM Jalan Porsea Pematangsiantar.

Sebelumnya, kedua kandidat mengikuti serangkaian test wawancara serta menyampaikan visi-misi sebagai kandidat Dirtek, dihadapan seluruh Dewan Pengawas, Direktur Utama Badri Kalimantan, Direktur Umum Hotner Simanjuntak, dan seluruh Kepala Bagian.

Bertindak sebagai pewawancara, Kepala Bappeda Reinward Simanjuntak dan Staf Ahli Walikota Neslianita Sinaga.

Usai wawancara, Pj Walikota tampak menggelar rapat singkat dengan Dewan Pengawas dan tim pewawancara.

Dalam paparannya, Paruhum berjanji menekan kebocoran air yang mencapai 26-30 persen. Pria kelahiran Langgapayung tahun 1971 ini mengajukan langkah-langkah untuk menekan kebocoran, diantaranya evaluasi distribusi, peremajaan pipa dan meteran, serta tertib administrasi.

“Selain itu, ketersediaan sumber air harus dijamin agar distribusinya lancar sampai ke pelanggan. Kondisi saat ini, 9 umbul dan 22 sumur bor masih memadai melayani sebanyak 57.880 lebih pelanggan kita,” bebernya.

Strategi yang diajukan Paruhum disarikan dalam “Empat K”, yakni Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas dan Keterjangkauan. Peningkatan kemampuan dan sumber daya tenaga teknik PDAM sebagai ujung tombak pelayanan secara bertahap harus terus dibenahi.

“Kita akan upayakan menjawab keluhan pelanggan dengan memberikan layanan cepat dan tepat melalui call center. Jika ada keluhan pelanggan soal kerusakan atau kemacetan air, dalam waktu paling lama 30 menit petugas harus sampai di lokasi. Hal ini yang menjadi harapan kita semua, sehingga protes masyarakat akhir-akhir ini bisa terjawab, sehingga tak terus menerus menjadi polemik,” katanya.

Pada bagian akhir wawancara, Reinward dan Neslianita mengharapkan Dirtek terpilih untuk komit menjalankan visi dan misinya bersama jajaran Direksi lainnya. Reinward menggaris bawahi, bahwa kedepan tantangan utama yang akan dihadapi PDAM Tirta Uli adalah ketersediaan sumber air serta perbaikan jaringan distribusi. Menurut Reinward, seorang Dirtek harus bisa mencari peluang dan melakukan terobosan menjawab kedua masalah tersebut. (rel)

Foto: Pj Walikota Jumsadi Damanik saat membacakan kandidat Direktur Teknik terpilih, Jumat siang (22/4/2016) di Aula PDAM Jalan Porsea Pematangsiantar. (ist)

  • Bagikan