Gunung Kerinci Semburkan Abu Vulkanik

  • Bagikan

Solok Selatan, BatakToday –

Gunung Kerinci semburkan abu vulkanik setinggi 1.200 meter, Sabtu (23/4/2016) dinihari. Sejauh ini, peningkatan aktivitas Gunung Kerinci ini belum berdampak pada kegiatan masyarakat sekitar.

“Sejak dua hari terakhir terjadi peningkatan aktivitas Gunung Kerinci. Data mencatat, terjadi 155 kali gempa hembusan,” ujar Kepala Pos Pemantau Gunung Kerinci, Indra Syaputra melalui selulernya di Jambi.

Namun, menurut Indra, aktivitas ini masih dalam batas normal dan tidak berdampak pada warga yang berada disekitar Gunung Kerinci, baik yang berada di Kerinci Jambi maupun di Solok Selatan Sumbar.

“Sejauh ini dari pantaun kami semburan tertinggi pada Sabtu pukul 09.10 WIB setinggi 1.200 meter. Hal ini disebabkan terdapatnya sumbatan di kawah lava,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kekuatan gempa berkisar antara 0,5 mm sampai dengan 5 mm dengan durasi 10 hingga 25 detik. Namun, gempa ini justru tidak dirasakan warga yang berada di sekitar Gunung Kerinci.

“Saat ini kita menetapkan status Gunung Kerinci ini pada waspada level 2. Dan kita menghimbau warga sekitar tetap waspada, namun tetap beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Masih Dalam Kondisi Normal

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat merilis peningkatan aktivitas Gunung Kerinci hingga saat ini masih dalam kondisi normal dan tidak berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

“Secara visual memang terlihat peningkatan aktivitas Gunung Kerinci berupa semburan abu berwarna hitam keabuan ke udara, tetapi hingga saat ini belum berdampak terhadap kegiatan warga sekitar,” kata Sekretaris BPBD Solok Selatan, Sumardianto.

Kendati demikian, tambahnya, abu yang disemburkan gunung tertinggi di Pulau Sumatera itu belum mengarah ke Solok Selatan. Meski demikian, warga tetap dihimbau tetap waspada.

“Tetap menjalani kegiatan seperti biasanya, namun tetap mewaspadai adanya peningkatan aktivitas semburan abu vulkanik Gunung Kerinci ini,” himbau Sumardianto.

Dia mengimbau masyarakat supaya tetap tenang dan tidak perlu gelisah dengan berbagai informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Jika ada peningkatan status Gunung Kerinci tersebut, akan segera di informasikan kepada warga,” tegasnya. (diky)

Foto: Gunung Kerinci saat menyemburkan debu vulkanik, Sabtu (23/4/2016) pagi. Foto diambil dari sisi Solok Selatan Sumatera Barat. (bataktoday/diky)

  • Bagikan