Sejumlah Mobil Dinas Lama Raib dari Garasi Setdakab Humbahas

  • Bagikan
????????????????????????????????????

Doloksanggul, BatakToday –

Pasca pengadaan mobil dinas baru pada sejumlah Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) yang diikuti dengan penarikan mobil dinas lama, sejumlah mobil dinas lama yang ditarik justru raib dari pool/garasi Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Humbahas. Diduga mobil tersebut diambil kembali oleh pengguna sebelumnya untuk digunakan untuk urusan pribadi dan keluarga.

Dari 9 unit mobil yang ditarik dari SKPD, sesuai amatan BatakToday, Senin (25/4/2016), hanya 3 unit yang berada di garasi kantor Bupati yang terletak di samping rumah dinas Bupati Humbahas, sedang 6 unit lainnya tidak jelas keberadaannya.

“Maaf lae, kalau itu bukan kapasitas saya menjelaskan. Silahkan tanya pimpinan saja,” jawab Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Humbahas Pangarantoan Lumban Toruan saat dikonfirmasi BatakToday, Senin (25/4/2016) siang.

Sebelumnya, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengaku telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 514/DPPK-ASET/IV/2016 tanggal 14 April tentang penertiban kendaraan dinas operasinal/kendaraan dinas jabatan, yang antara lain meminta para Kepala SKPD yang mendapat jatah mobil dinas baru agar mengembalikan kendaraan dinas lama ke Bagian Umum Setdakab Humbahas.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor didamping Sekda Saul Situmorang saat memberikan keterangan kepada wartawan tentang surat edaran pengembalian mobil dinas lama. (bataktoday/ft)
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor didamping Sekda Saul Situmorang saat memberikan keterangan kepada wartawan tentang surat edaran pengembalian mobil dinas lama. (bataktoday/ft)

“Kita sudah surati unit-unit terkait. Kita harapkan para pimpinan SKPD yang memiliki kendaraan lebih dari satu unit untuk dapat benar-benar menyimak surat yang kita edarkan, serta sesegera mungkin mengembalikan kendaraan tersebut,” katanya kepada BatakToday usai mengikuti sidang paripurna LKPJ 2015 di Gedung DPRD Kabupaten Humbahas.

Ketua DPRD Humbahas, Manaek Hutasoit membenarkan pihaknya telah menerima surat edaran tersebut.

“Kita menyambut baik ketegasan tersebut. Sebagai tindak lanjutnya, kita juga akan mengeluarkan surat yang sama, guna mengimbau kepada para anggota DPRD yang diketahui memiliki lebih dari satu kendaraan dinas, agar bersedia mengembalikannya. Kita sangat berharap adanya kesadaran sendiri dari oknum-oknum tersebut,” pintanya.

Sementara, Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Setdakab, Pangarantoan Lumbantoruan kepada BatakToday, Senin (25/4/2016) menjelaskan, penggantian mobil dinas harus diikuti dengan pengembalian mobil dinas lama.

”Sesuai prosedur, kendaraan dinas SKPD yang lama setelah mengalami pergantian ke kendaraan dinas baru harus ditempatkan di gudang penyimpanan. Mobil-mobil yang lama tadi didata dan disimpan  sambil menunggu dilaksanakannya proses penghapusan dari data aset untuk di lelang. Namun untuk kendaraan dinas yang masih layak digunakan, tidak akan dihapus dari data aset,” katanya.

Pangarantoan merinci, sesuai data kendaraan dinas roda empat yang tercatat di garasi penyimpanan,  mobil dinas kategori layak pakai, yakni Toyota Innova BB 12 D, Sedan Toyota Altis BB 55 D, Toyota Rush BB 138 D,  Toyota Innova BB 10 D,  Toyota Pick Up BB 8085 D, Mitshubisi Truk 8110 D, Mitsubhisi Canter BB 7016 D, Mitsubhisi Mini Elf BB 7013 D, Isuzu Panther Touring BB 104 D. Sedangkan untuk mobil dinas yang telah dihapus dari data aset, yakni Toyota Innova BB 40 D, Innova BB 22 D , Innova BB 24 D ,Isuzu Panther BB 205 D, Innova BB 140 D, Toyota Kijang BB 103 D, Ford BB 146 D, Innova BB 135 D , Innova BB 108 D, dan Innova BB 106 D. (FT)

Foto: Tampak sebagian besar mobil dinas yang ditarik dari SKPD baru tak terlihat di garasi penyimpanan yang berada di samping rumah dinas Bupati Humbahas. (bataktoday/ft)

  • Bagikan