Pedagang Akan Demo Jumsadi dan Laporkan Dugaan Korupsi PD Pasar

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday

Dengan dugaan adanya konspirasi antara Penjabat Walikota Siantar Jumsadi Damanik dengan Dirut PD Pasar Horas Jaya, Setia Siagian, dalam menaikkan retribusi pasar hingga sekitar 300 persen, ribuan pedagang tradisional akan  melakukan demonstrasi ke Balai Kota serta melaporkan dugaan tersebut ke Kejaksaan Negeri Siantar pada hari Rabu (27/4) besok.

Rencana ini disampaikan Agus Butarbutar yang didampingi pedagang lainnya yang bergabung dalam Aliansi Pedagang Tradisional Kota Siantar saat ditemui di Pasar Horas Pematangsiantar, Selasa (26/4)

” Walau ada pihak-pihak yang berupaya memecah belah kita para pedagang tradisional, sampai saat ini Aliansi Pedagang Tradisional Kota Siantar, baik yang dari Pasar Horas maupun Pasar Dwikora, masih tetap solid dan sepakat menggelar aksi unjuk rasa besok (Rabu, 27/4) ke tiga lokasi. Balai Kota, DPRD, dan Kejaksaan Negeri Siantar, dengan massa kurang lebih lima ribuan,” kata Agus Butar-Butar.

Koordinator Aliansi Pedagang Tradisional Kota Siantar Agus Butarbutar, melakukan sosilisasi untuk persiapan pelaksanaan demonstrasi penolakan kenaikan retribusi pasar oleh Pj Walikota Siantar, Pasar Horas, Pematangsiantar, Selasa 26/4/2016 (em/bataktoday)
Koordinator Aliansi Pedagang Tradisional Kota Siantar Agus Butarbutar, melakukan sosilisasi untuk persiapan pelaksanaan demonstrasi penolakan kenaikan retribusi pasar oleh Pj Walikota Siantar, Pasar Horas, Pematangsiantar, Selasa 26/4/2016 (em/bataktoday)

Agus mengungkapkan kekesalannya pada Jumsadi saat pedagang beraudiensi beberapa waktu lalu.

“Rekomendasi DPRD diendapkan,  kita juga sudah audensi ke Pj Walikota. Saat itu beliau menyatakan sikap untuk menyetujui kenaikan retribusi sebesar 300 persen. Terus terang, kita dari Aliansi Pedagang Tradisional tidak terima dengan sikapnya itu. Kami mengambil sikap untuk turun langsung mendemo Pj Walikota,” terang Agus.

Selain mendemo Jumsadi, ribuan pedagang tradisional kota Siantar juga  rencananya akan melaporkan dugaan korupsi PD Pasar Horas Jaya ke Kejari Siantar.

“Selain demo ke kantor walikota, kita juga akan langsung melaporkan dugaan korupsi di PD Pasar Horas Jaya ke Kejari Siantar, mengenai jual beli lapak dan pengutipan liar kenaikan retribusi, padahal SK yang menyatakan kenaikan retribusi belum keluar. Menurut kami tindakan oknum-oknum di PD Pasar ini terindikasi korupsi,” ujar Agus. (EM)

Foto:

Aliansi Pedagang Tradisional Kota Siantar sedang melakukan sosialisasi kepada pedagang lainnya, dalam rangka persiapan pelaksanaan demonstrasi penolakan kenaikan retribusi pasar oleh Pemko Siantar yang akan dilaksanakan Rabu (27/4/2016), Pasar Horas, Pematangsiantar, Selasa 26/4/2016 (em/bataktoday)

  • Bagikan