Pemko Siantar Abaikan Rekomendasi, Komisi III Bentuk Panja Tender Parkir

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Upaya pengungkapan dugaan pelanggaran pada proses tender parkir tahun 2016 oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pematangsiantar terus bergulir. Hari ini, Jumat (29/4/2016), Komisi III DPRD Kota Pematangsiantar memutuskan untuk membentuk panitia kerja (Panja) untuk melakukan penyelidikan terhadap proses tender tersebut.

Rapat internal Komisi III memutuskan Daniel Manangkas Silalahi sebagai Ketua Panja, Frans Bungaran Sitanggang sebagai wakil ketua, Kiswandi sebagai sekretaris, Frengky Boy Saragih dan Nazli Juwita Pane sebagai anggota.

“Komisi III sudah rapat dan sepakat membentuk pantia kerja untuk melakukan penyelidikan terhadap proses tender parkir tepi jalan umum,  apakah memang proses tender parkir ini sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Ketua Panja, Daniel Manangkas Silalahi kepada BatakToday usai rapat internal di Kantor DPRD Siantar, Jumat (29/4/2016) sore.

Politisi PDIP ini mengungkapkan indikasi ketidakwajaran pada proses tender parkir tepi jalan umum tahun 2016 tersebut. Meskipun Komisi III telah meminta agar proses tender ditunda dan dilakukan reviu ulang terhadap dokumen tender, namun Pemko Pematangsiantar mengabaikan rekomendasi itu, dan melanjutkan proses tender.

“Komisi III menduga ada konspirasi antara pemerintah kota dengan pihak pemenang, dimana pada waktu rapat dengar pendapat Pejabat Pembuat Komitmen tender parkir menyatakan mengundurkan diri, tetapi kenyataannya tidak. Lalu secara tiba-tiba pemerintah kota mengumumkan pemenang tender parkir,” katanya.

Daniel menjelaskan, untuk keperluan penyelidikan proses tender, panja berencana melakukan konsultasi kepada aparat penegak hukum.

“Kita tidak mau kejadian tahun sebelumnya terulang, dimana pihak ketiga menjadi tersangka akibat tidak memenuhi kewajiban penyetoran Pendapatan Asli Daerah, makanya kita akan konsultasi juga ke penegak hukum mengenai proses lelang tender parkir ini,” terangnya.

Daniel memastikan, setelah surat keputusan pembentukan panja ditandatangani oleh Ketua DPRD, panja akan langsung bekerja.

Sebelumnya, RDP Komisi III dengan UPTD Perparkiran pada Senin (21/3/2016) lalu merekomendasikan penundaan proses tender parkir tepi jalan umum dan melakukan reviu ulang terhadap dokumen tender, karena diduga terjadi ketidakwajaran dalam perhitungan harga perkiraan sendiri (HPS) yang akan dilelangkan. Namun Pemko Pematangsiantar mengabaikan rekomendasi komisi III, dan proses tender dilanjutkan hingga pengumuman pemenang. (EM)

Foto: Ketua Panitia Kerja (Panja) Tender Parkir Tepi Jalan Umum tahun 2016, Daniel Manangkas Silalahi. (bataktoday/em)

  • Bagikan