Kaban Kesbangpolinmas Siantar: Ormas Tidak Boleh Tercatat di Dua Daerah

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Pematangsiantar, Ruspina Sari Siregar mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terdaftar di Kota Pematangsiantar.

“Terakhir kita melakukan verfikasi database ormas di kota Pematangsiantar, tahun 2012, dan sekarang di tahun 2016 ini kita akan melakukan kembali verifikasi dengan berpedoman pada peraturan terbaru, UU. No. 17 Tahun 2013, tentang Organisasi Kemasyarakatan,” kata Ruspina kepada BatakToday di ruang kerjanya, Selasa (3/5/2016).

Ruspina menambahkan, berdasarkan UU Nomor 17/2013, verifikasi ormas dilakukan dalam beberapa tahapan, dengan tujuan untuk memastikan apakah ormas yang terdaftar sebelumnya masih memenuhi persyaratan  sebagai ormas sesuai regulasi baru tersebut.

Dia mengungkapkan, sejumlah ormas yang saat ini terdaftar di Kesbangpolinmas Kota Pematangsiantar juga terdaftar di Kesbangpolinmas Kabupaten  Simalungun, yang sesuai UU Nomor17/2013 tidak diperbolehkan lagi.

“Dalam melakukan verifikasi, kita akan berkoordinasi dengan Kesbangpolinmas Kabupaten Simalungun untuk mencegah terjadinya pencatatan ormas di dua daerah,” terangnya.

Pihaknya mengimbau agar ormas-ormas yang tercatat di Kota Siantar segera melakukan pendaftaran ulang, yang nantinya akan diumumkan lewat media.

“Kalau tidak dilakukan pendaftaran ulang memang tidak ada sanksi, tapi kita harapkan kesadaran para pengurus ormas sebagai warga negara yang baik agar segera melakukan pendaftaran ulang,” ucapnya. (EM)

Foto: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kota Pematangsiantar, Ruspina Sari Siregar. (bataktoday/em)

  • Bagikan