Akhyar Nasution: Pemko Siap Bantu Pembebasan Lahan Tol Medan-Binjai

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Pemerintah Kota (Pemko) Medan sesuai kewenangan yang dimiliki menyatakan siap membantu pembebasan lahan lebih kurang 2,6 kilometer di Kelurahan Tanjung Mulia  dan Tanjung Mulia Hilir yang masuk trase tol yang melintasi Kota Medan.

Demkian diungkapkan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution saat menerima kunjungan Tim Pembebasan Lahan untuk Jalan Tol Medan-Binjai dan Medan-Kuala Namu Internatuional Airport (KNIA)-Tebing Tinggi di Balai Kota Medan,  Selasa (3/5/2016). Kunjungan ini dilakukan untuk minta bantuan Pemko Medan dalam rangka pembebasan lahan guna mendukung kelancaran pembangunan jalan tol Medan-Binjai sepanjang 16,8 km dengan invetasi senilai Rp.2 triliun.

“Kami menyambut baik pembangunan jalan tol Medan-Binjai tersebut. Untuk itulah kami siap men-support  secara maksimal sesuai dengan  kewenangan kami, sehingga pembangunan jalan  ini bisa selesai Juni 2017,” ungkap Akhyar didampingi sejumlah pimpinan SKPD terkait.

Sebelumnya, Ketua Tim Pembebasan Lahan Riadil Akhir Lubis menjelaskan, terkait pembangunan jalan tol Medan-Binjai, terdapat 2 kelurahan di Kecamatan Medan Deli yakni Kelurahan Tanjung Mulia dan Tanjung Mulia Hilir yang terkena pembangunan jalan tol tersebut, panjangnya lebih kurang 2,6 km. Untuk itulah diharapkan dukungan Pemko Medan, sehingga pembebasan lahan dapat lancar dilakukan.

“Kita harapkan Pak Wakil Walikota beserta jajaran dapat membantu pembebasan lahan di 2 kelurahan tersebut. Begitu pembebasan lahan selesai dilakukan, pembangunan jalan tol Medan-Binjai dapat dilakukan,” katanya.

Diungkapkan Riadil, pembebasan lahan untuk pembangunan  jalan tol Medan-Binjai sudah rampung 77 persen lebih, termasuk  pembebasan lahan sepanjang 22,8 km di wilayah Deli Serdang.

“Tinggal  pembebasan lahan lebih kurang 2,6 kilometer di Kelurahan Tanjung Mulia  dan Tanjung Mulia Hilir. Kedua kelurahan itu masuk trase tol yang melintasi Kota Medan,” jelasnya.

Dijelaskan, dari 2,6 km lahan yang akan dibebaskan di 2 kelurahan tersebut, 2,1 km diantaranya merupakan lahan stanvas yang kini dikuasai masyarakat sebanyak 500 KK. Di atas lahan stanvas itu saat ini berdiri bangunan dan tanaman milik penduduk. Itu sebabnya tim optimis, dengan bantuan Pemko Medan, pembebasan lahan dapat dilakukan sehingga pembangunan jalan tol Medan-Binjai dapat selesai sesuai waktu yang ditetapkan.

Dalam kunjungan ini Riadil membawa sejumlah pihak terkait proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai. Dikatakan Riadil, pembangunan  tol ini dilakukan dalam rangka mendukung program Presiden RI, Joko Widodo membangun tol road Trans Sumatera sepanjang lebih kurang 2.818 km.

Pembangunan tol Medan-Binjai diikuti pembangunan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 135 km dengan investasi Rp.14,7 triliun. Kemudian pembangunan tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 km dengan investasi Rp.1 triliun, serta pembangunan tol Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 150 km dengan invetasi Rp.13,8 triliun. (AFR)

Foto: Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, saat menerima kunjungan Tim Pembebasan Lahan Jalan Tol Medan Binjai di Balai Kota Medan, Selasa (3/5/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan