Kejari Siantar Tolak Penangguhan Penahanan Polin Sinaga

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday

Dengan alasan kuatir tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar tolak permohonan penangguhan penahanan tersangka dugaan korupsi Danah Hibah KONI Pematangsiantar, Polin Sinaga yang diajukan keluarganya.

Demikian diungkapkan Kasi Pidsus Kejari Siantar Ondo MP Purba kepada wartawan sesaat menjelang pemberangkatan tersangka untuk dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar, Selasa (3/5/2016) sore.

“Ada pengajuan penangguhan penahan dari pihak keluarga, dan untuk sementara kita tolak dengan alasan khawatir yang bersangkutan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, sekalian untuk mempercepat proses penuntutan, dan pihak keluarga sudah paham itu,”  katanya.

Ondo mengklarifikasi, nilai kerugian negara pada kasus Polin sebesar Rp 122 juta, bukan Rp 400 juta seperti diberitakan beberapa media.

“Yang benar itu Rp 122 juta, sedangkan yang Rp 400 juta itu adalah pagu dana hibah itu.    Dan dia   (Polin Sinaga-red) sudah janji untuk mengembalikan kerugian negara itu. Namun meskipun dikembalikan, proses hukum akan tetap kita jalankan,” terangnya.

Ditambahkan, setelah proses pemeriksaan administrasi penyerahan tersangka dari Polres Pematang Siantar ke Kejari Pematang Siantar selesai, pihaknya akan segera melimpahkan kasus Polin Sinaga akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan, dan untuk sementara tersangka dititipkan di Rutan Lapas Kelas IIA Pematangsiantar.

Pantauan batakToday, sekitar pukul 16.00 WIB, dengan pengawalan personil Kejari Siantar, tersangka Polin Sinaga tampak keluar menuju mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan Lapas Kelas IIA Pematangsiantar. (AT)

Foto : Tersangka dugaan korupsi Dana Hibah KONI Pematangsiantar, Polin Sinaga (mengenakan rompi), saat dikawal menuju mobil tahanan. (bataktoday/at)

  • Bagikan