Lanud Soewondo Medan akan Direlokasi

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional dipimpin Deputi Politik dan Strategi Irjen Pol Tjetjep Agus Supriyatna mengunjungi Balai Kota Medan, Rabu 911/5/2016), untuk pembahasan rencana pemindahan Lanud Soewondo (eks bandara Polonia).

Tjetjep Agus Supriyatna mengungkapkan, tim yang dipimpinnya akan melakukan kunjungan selama 3 hari di Kota Medan, Pemko Medan, Pemprov Sumut, Lanud Soewondo, dilanjutkan ke Provinsi Aceh. Pihaknya membutuhkan fakta aktual tentang keberadaan Lanud Soewondo yang menghambat pembangunan Kota Medan, agar Kota Medan dapat dikembangkan sesuai harapan pemerintah pusat.

“Ada 3 pelabuhan strategis di Sumatera Utara yang akan dikembangkan pemerintah pusat. Pelabuhan Kuala Tanjung akan dikembangkan menjadi pelabuhan internasional, Pelabuhan Penerbangan Kualanamu akan dikembangkan menjadi kawasan aerotropolis, serta pengembangan Pelabuhan Belawan,” ungkapnya yang juga didampingi Pembantu Deputi Bidang Politik Nasional Brigjen Pol Iwan Hari Sugiarto, Analisis Kebijakan Bidang Perumusan Kajian Politik Nasional Kolonel Lek Bayu Roostono, Sumantri, Aliansyah, serta Sugeng.

Keberadaan Lanud Soewondo (eks bandara Polonia) persis di tengah Kota Medan dinilai sangat mengganggu pengembangan ibukota Provinsi Sumatera Utara itu. (skycrapercity.com)
Keberadaan Lanud Soewondo (eks bandara Polonia) persis di tengah Kota Medan dinilai sangat mengganggu pengembangan ibukota Provinsi Sumatera Utara itu. (skycrapercity.com)

Kepala Bappeda Kota Medan, Zulkarnain menyampaikan, untuk masalah relokasi Lanud Soewondo, Pemko Medan akan mendiskusikannya dengan Pemprov Sumut.

“Jangan sampai terjadi pelepasan kawasan secara parsial, perkembangan yang cenderung tidak memberikan daya tarik,” katanya.

Dijelaskannya, harus ada satu master plan yang menyeluruh mengatur peruntukan kawasan relokasi pemindahan Lanud Soewondo, harus ada lembaga yang dibentuk, tim terpadu Pemprovsu dengan beberapa kabupaten/kota yang menjadi alternatif lokasi pemindahan Lanud Soewondo, untuk mendiskusikan masalah relokasi, menginisiasi tahapan rencana lokasi, karena menurutnya ada hambatan kewenangan Pemko Medan dalam hal relokasi.

Juga disampaikannya, untuk setiap perpindahan dan pengadaan lahan baru harus ada studi kelayakan. Setelah melakukan hipotesis, Kualanamu menjadi alternatif kawasan karena paling banyak memenuhi kriteria yang ditetapkan. (AFR)

Foto: Deputi Politik dan Strategi Dewan Ketahanan Nasional Irjen Pol Tjetjep Agus Supriyatna didampingi Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis saat menggelar pertemuan untuk membahas rencana relokasi Lanud Soewondo di Balai Kota Medan, Rabu 911/5/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan