34 Tahun Hermina Dalam Kenangan

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Keteladanan seseorang yang ditunjukkan melalui perkataan, perbuatan dan tindakan akan senantiasa dikenang dari generasi ke generasi. Demikian dengan sosok Ibu Hermina br Napitupulu, istri tokoh masyarakat Sumut almarhum DR TD Pardede yang telah meninggal pada 20 Mei 1982, atau 34 tahun yang lalu, senantiasa dikenang lewat karya-karyanya mendukung suaminya dalam menuaikan tugas pengabdian kepada bangsa dan menjalankan usaha-usaha yang memberikan penghidupan bagi banyak orang.

Putri sulung almarhum, Sariaty Pardede yang kini meneruskan usaha-usaha yang telah dibangun almarhum menyampaikan hal itu pada acara In Memoriam ke-34 Hermina Napitupulu di Hermina Hall, kampus Universitas Darma Agung Medan, Jumat (20/5/2016).

“Mengenang para tokoh yang sudah meninggal bukan berarti menyembah, namun kita mengenang saja. Bagaimana kita kedepan bisa mengikuti tindak-tanduk, ketabahan dan kesabaran serta kesetiaan Ibu Hermina Napitupulu dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai ibu Ketua,” ujar Sariaty dalam acara yang dihadiri menantu Hermina Napitupulu, Mister Palti Raja Siregar, cucunya Gomgom Siregar, Rektor UDA Dr Jaminuddin Marbun, SH MHum, Rektor ISTP, Ir Janter Napitupulu, MT, Direktur RS Herna dr Maruli, perwakilan Cottage Pardede  Belawan, para staf dan keluarga besar TDPHC/TDPF.

Menurut Sariaty, rentang 34 tahun bukan waktu yang singkat, namun hingga saat ini ketauladanan dan kepribadian almarhum Hermina Napitupulu tetap menjadi panutan di seluruh lingkungan kerja usaha Yayasan TD Pardede.

Pada kesempatan itu, Rektor UDA, Dr Jaminuddin Marbun, SH MHum, mengucapkan syukur kepada Tuhan dimana berkat buah-buah tangan almarhum banyak masyarakat bisa mengambil manfaatnya. Ia mengajak agar seluruh staf dan pekerja yang ambil bagian dalam usaha-usaha yang dirintis almarhum dengan suaminya yang juga mantan Menteri Berdikari RI itu agar meneladani sosok Hermina Napitupulu.

Acara In Memoriam diawali dengan ziarah di Mausoleum Almarhum DR TD Pardede dan Almarhum Hermina Napitupulu di komplek RS Herna Medan. Selanjutnya diadakan ibadah syukuran di Hermina Hall dipimpin Pdt Sondang Napitupulu.

Dalam ibadah yang mengusung tema ‘Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu’ (Yohanes 13:15), Pdt Sondang mengatakan bahwa keteladanan datang dari tokoh yang tidak hanya sebagai tiruan dari perkataan, tapi juga keteladanan tindakan.

“Sama halnya kita yang mengikuti Kristus, kita akan menjadi serupa dengan Dia. Demikian halnya dengan ketokohan Hermina Napitupulu, baik dari sifat, karakter, dan imannya, tetap bersama-sama dengan kita saat ini,” ujarnya. (AFR)

Foto: Ketua Umum Yayasan Perguruan Darma Agung Sariaty Pardede (kanan) bersama suaminya Mister Palti Raja Siregar (tengah) dan anaknya Gomgom Siregar (kiri), menabur bunga di Mausoleum Almarhum DR TD Pardede dan Almarhum Hermina Napitupulu dalam rangkaian acara In Memoriam ke-34 tahun Hermina Napitupulu, Jumat (20/5/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan