Nikson Nababan: “Bencana, Teguran Agar Menjaga Alam dan Lebih Peduli Sesama”

  • Bagikan

Tarutung, BatakToday

Beberapa minggu terakhir, berbagai bencana terjadi di Tapanuli Utara. Bencana banjir bandang di Luat Pahae, yang menimpa Kecamatan Pahae Jae, Purbatua, dan Simangumban. Tanah longsor dan kebakaran di Kecamatan Tarutung.

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan menyatakan kesedihannya atas semua bencana tersebut dan menganggapnya sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Hal ini disampaikannya saat meninjau lokasi terbakarnya 2 unit rumah di Desa Hutatoruan I, Sait Nihuta, Kecamatan Tarutung, Rabu (18/5), sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saya sedih karena beberapa minggu terakhir ini sering terjadi bencana di daerah kita, baik itu bencana banjir maupun longsor. Ini juga, bencana kebakaran terjadi lagi. Mungkin ini jalannya bagi kita semakin mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa. Momen ini juga patut kita renungkan sejenak, dan kita jadikan sebuah kesempatan untuk mempererat persaudaraan dan untuk lebih peduli kepada sesama,” ujar Nikson mengawali kata-kata penghiburan untuk korban kebakaran dan korban tanah longsor yang terjadi sebelumnya, yang hadir bersama-sama di tempat itu.

Nikson melanjutkan bahwa bencana yang terjadi di beberapa tempat, di Kecamatan Tarutung, dapat diartikan sebagai teguran agar manusia menjaga alam.

Bupati Tapanuli Utara nikson Nababan, menyerahkan bantuan kepada salah satu korban bencana kebakaran di Desa Hutatoruan I, Sait Hihuta, Kecamatan Tarutung, Rabu 18/5/2016 (dok.humas pemkab taput)
Bupati Tapanuli Utara nikson Nababan, menyerahkan bantuan kepada salah satu korban bencana kebakaran di Desa Hutatoruan I, Sait Hihuta, Kecamatan Tarutung, Rabu 18/5/2016 (dok.humas pemkab taput)

“Mari kita jaga alam dan lingkungan kita. Kita telah menikmati kekayaan alam yang tersedia, udara yang sejuk dan tanah yang subur. Kita tinggal dan menjalani hidup kita disini, mari kita jaga. Tentang bencana kebakaran, agar kita juga lebih berhati-hati dan waspada pada masa yang akan datang,” ujar Nikson.

“Kita sama-sama berdoa pada Yang Maha Kuasa, agar ke depan kita semakin diberkati dan dijauhkan dari bencana-bencana. Datangnya beberapa bencana seperti ini, sedikit banyak akan menghalangi pembangunan kita. Untuk itu, mari sama-sama bergandeng tangan dan saling menopang. Bagi keluarga yang saat ini kehilangan tempat tinggal, agar tabah dan kuat dan tetap berserah kepadaNya. Jangan putus asa, harus tetap tegar dan semangat. Yakinlah, masa depan yang lebih baik telah menanti kita,” ujar Nikson mengakhiri.

Usai menyampaikan kata-kata penghiburan, Bupati Taput menyampaikan ‘boras sipir ni tondi’ dan ‘“aek sitio-tio” kepada kedua keluarga yang rumahnya mengalami kebakaran, dengan arti dan harapan yang terkandung di dalamnya, agar tidak terjadi lagi bencana menimpa kehidupan mereka.

Di tempat yang sama, diserahkan bantuan tali kasih kepada korban kebakaran, dan kepada warga Siualuoppu, Sitakka dan Simaungmaung yang menjadi korban tanah longsor sebelumnya.

Turut hadir dalam acara ini Kadis Cipta Karya, Kepala BPBD, Kadis Sosial, Kadispenloka, Kadis Kehutanan, Kakan Satpol, Kabag Tapem dan Kabag Humas & Keprotokolan Kabupaten Tapanuli Utara. (rel/ajvg)

Foto:

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menyampaikan boras si pir ni tondi kepada korban kebakaran di Desa Hutatoruan I, Sait Nihuta, Kecamatan Tarutung, Rabu 18/5/2016 (dok.humas pemkab taput)

  • Bagikan