Sahabat Lingkungan: “Pemko Siantar Harus Bongkar Hotel di Jalan Parapat”

  • Bagikan
????????????????????????????????????

Pematangsiantar, BatakToday

Untuk menciptakan keadilan dalam melakukan pembongkaran bangunan yang melanggar peraturan di kota Pematangsiantar, Sahabat Lingkungan (Saling) Siantar-Simalungun meminta dengan sangat agar Penjabat Walikota Pematangsiantar, Jumsadi Damanik segera memerintahkan pembongkaran terhadap bangunan yang rencananya dijadikan hotel dan tempat hiburan, yang terletak di jalan Parapat, kelurahan Tong Marimbum, Kecamatan Siantar Marimbum, karena bangunan tersebut telah melanggar garis sempadan sungai.

Hal ini diungkapkan Humas dan Advokasi Sahabat Lingkungan, Fredrik Herlambang Rangkuti saat ditemui BatakToday, Selasa (24/5).

Dijelaskannya, sesuai dengan hasil observasi Sahabat Lingkungan, dan dari data-data yang diperoleh, bangunan tersebut jelas telah melanggar Peraturan Pemerintah  No. 38 tahun 2011 tentang Sungai dan UU No. 32 tahun 2009 tentang Lingkungan Hidup.  Dia menegaskan, Sahabat Lingkungan (Saling) melihat terjadinya pelanggaran ini dan dalam waktu dekat Saling akan segera mengambil sikap.

Selain itu, dia juga mengungkapkan kekecewaan Saling karena tidak adanya tindak lanjut dari komisi III DPRD kota Pematangsiantar yang sebelumnya telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pemerintah kota membahas bangunan yang melanggar garis sempadan sungai tersebut.

“Tahap pertama Saling akan menyurati terlebih dahulu pemerintah kota agar segera membongkar bangunan yang melanggar garis sempadan sungai ini, kemudian kalau surat kita tidak ditanggapi, kita akan demo pemerintah kota dan akan membawa persoalan pelanggaran pendirian bangunan ini ke ranah hukum,” ujar Fredrik. (EM)

Foto:

Bangunan yang disebut telah melanggar Garis Sempadan Sungai (GSS), Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Pematang Siantar, gambar ini diambil Rabu 13/4/2016 (em/bataktoday)

  • Bagikan