Borok PD PAUS Mulai Terungkap, 9 Bulan Karyawan Tidak Digaji

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday

Satu persatu catatan buruk tentang PD PAUS mulai terbongkar. Pegawai kontrak Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa ( PAM Swakarsa) di Terminal Agribisnis Sukadame Parluasan, tidak menerima pembayaran gaji dari perusahaan daerah ini selama 9 bulan.

Hal ini terkuak dalam bincang-bincang, pada hari Rabu (24/5), dengan 4 orang personil PAM Swakarsa STA Sukadame yang di bawah penguasaan PD PAUS ini, Roy Kardo Damanik bersama 3 orang rekannya, Anggiat Marpaung, Moen Gultom dan Tua Simanjuntak.

Mereka menjelaskan bahwa kontrak kerja dengan dengan PD PAUS  ditandatangani pada akhir Maret 2015. Mulai bekerja pada 1 April 2015 dengan masa kontrak selama 1 tahun. Dalam perjanjian kontrak ditetapkan upah perbulannya.Rp.1.626.000. Namun, sejak mereka bekerja, baru 3 bulan mendapatkan gaji dan selebihnya 9 bulan lagi tidak pernah digaji lagi.

Menurut Roy, kekesalan mereka memuncak pada Selasa 24/5/2016, dikarenakan mereka di panggil pihak PD PAUS untuk mengambil upah yang belum dibayarkan, namun sesampai di kantor PD PAUS mereka disuruh untuk menandatangani perjanjian bermaterai yang berbunyi bahwa upah yang akan diterima hanya untuk satu bulan dan tidak ada tuntutan kepada PD PAUS tentang kekurangan gaji sampai PD PAUS beroperasi.

4 karyawan kontrak PD PAUS yang tidak digaji selama 9 Bulan, Pematangsiantar, Rabu 24/5/2016 (at/bataktoday)
4 karyawan kontrak PD PAUS yang tidak digaji selama 9 Bulan, Pematangsiantar, Rabu 24/5/2016 (at/bataktoday)

“Kami datang ke kantor PD PAUS meminta hak kami selama 9 bulan. Namun sampai disana mereka menyodorkan perjanjian yang dibuat secara sepihak dan harus kami tandatangani. Dibuat disitu, butir pertama kami menerima gaji sebesar Rp.1.626.000. Butir kedua, tidak ada tuntutan untuk meminta kekurangan gaji, sebelum perusahaan beroperasi. Ya ga maulah kami. Jadi kalau tutup perusahaan itu, ga gajianlah lagi kami,” terang Roy yang diamini oleh ketiga temannya.

Menindaklanjuti sikap dan perlakuan PD PAUS yang menurut mereka tidak manusiawi ini, Roy CS membuat pengaduan resmi ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pematangsiantar. Pengaduan ini langsung mereka serahkan kepada Kadinsosnaker Poltak Manurung, dengan harapan pihak dinas bisa memediasi mereka untuk menuntut haknya kepada pihak PD PAUS.

Menanggapi pengaduan keempat warga Parluasan ini, Poltak Manurung berjanji akan secepatnya melakukan mediasi dengan mengundang kedua belah pihak yang bersengketa.

“Akan segera kita lakukan mediasi, paling lama hari Senin (30/5/2016). Kita akan undang kedua belah pihak ” jelas Poltak kepada Roy cs.

Diakhir pertemuan, Roy juga sempat berpesan melalui media kepada Investor yang akan bekerja sama dengan PD PAUS agar berhati hati dengan PD PAUS yang tidak memiliki komitmen kepada karyawan.

“Kepada investor dari luar, jangan mau lagi bekerjasama dengan PD PAUS, jangan jadi korban seperti kami ini. Kami pekerja aja bisa nggak digaji, gimana lagi dengan investor dari luar itu,“ ucap Roy dengan sedikit emosi. (AT)

Foto :

Roy Kardo Damanik, karyawan kontrak  PD PAUS, Pematangsiantar, Rabu 24/5/2016 (at/bataktoday)

  • Bagikan