Enam Bulan Laporan Tak Diproses, Selamat Pertanyakan Polsek Percut Sei Tuan

  • Bagikan

Medan, BatakToday

Kasus penganiaayaan yang dialami Charles Manalu pada 17 Desember 2015 hingga kini belum menunjukkan titik terang. Keluarga korban yang telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Percut Sei Tuan, masih menunggu tindakan yang dilakukan pihak kepolisian.

Sebagaimana diketahui, pasca terjadinya tindak pidana penganiayaan korban mengalami luka tusukan di bagian perut. Beruntung pertolongan di rumah sakit masih bisa menyelamatkan nyawa korban. Selamat Manalu selaku ayah kandung korban melaporkan kejadian ini dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi No. STTLP/3613/XII/2015/SPT Percut tanggal 18 Desember 2015.

“Sudah hampir enam bulan, kita tidak mendapat penjelasan dari kepolisian. Kita mempertanyakanlah, kenapa bisa sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” kata Selamat kepada wartawan, Rabu (25/5/2016).

Hal itu dikatakannya setelah melayangkan surat ‘Mohon penjelasan atas Perkembangan perkara nomor:STTLP/3613/XII/2015/SPT Percut’ pada Selasa (24/5).

Dikatakan Selamat, pihaknya pun menembuskan suratnya ke Kapolda Sumut dan Kapolresta Medan. Pihak keluarga bertanya-tanya atas lambannya penanganan akan kasus tersebut.

“Kita ingin bertanya, apakah memang kasus ini tidak ditindaklanjuti, atau bahkan sudah dihentikan. Kita tidak ada kabar,” katanya.

Untuk itu, setelah surat tersebut dilayangkan ke pihak kepolisian kiranya ada jawaban dan penjelasan untuk hal tersebut. Menurutnya, Negara Republik Kesatuan Indonesia adalah negara hukum dan perkara yang ada harusnya ada proses yang dilakukan dan diketahui publik.

“Sekarang pelakunya sudah bagaimana kita tidak tahu. Apakah sudah melakukan kejahatan lagi, kita tidak tahu,” katanya.

Selamat merasa kecewa jika nantinya kasus ini sengaja dipeti es kan oleh pihak kepolisian. Karena ketidak berdayaan pihak korban dalam mendorong penindaklanjutan perkara tersebut.

“Kita juga jadi bertanya-tanya, apakah laporan orang miskin tidak layak diproses sesuai hukum yang berlaku?” tanya Selamat. (AFR)

Foto: Ilustrasi

  • Bagikan