Arapen Ginting: Camat dan Lurah Harus Aktif Menegakkan Perda

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday

Anggota Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar, Arapen Ginting mengungkapkan banyaknya bangunan melanggar peraturan berdiri di kota Pematangsiantar, merupakan bukti tidak maksimalnya perangkat kecamatan dan kelurahan untuk turut menegakkan peraturan daerah.

Politisi PDIP ini menyebutkan peran perangkat kecamatan dan kelurahan sangat penting dalam menegakkan peraturan daerah. Menurutnya dengan aktifnya perangkat kecamatan dan kelurahan untuk menegakkan peraturan daerah, tidak akan ada  bangunan yang berdiri melanggar peraturan.

“Contoh, kalau perangkat kecamatan, mulai dari kelurahan sampai RT/RW sebelumnya melarang warganya membangun di DAS Toge, Jalan Nias, saya yakin pasti tidak akan terjadi pembongkaran seperti yang sekarang ini terjadi di Kok Tong, Ahmad Yani, dan DAS Toge,” kata Arapen saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/5).

Dijelaskannya, dengan terjadinya pembongkaran  bangunan yang melangar peraturan, sudah pasti merugikan bagi warga yang rumahnya dibongkar. Dia mengutarakan dalam melakukan pembongkaran bangunan yang melanggar, pemerintah kota juga sebaiknya mengambil solusi yang tepat bagi wargannya.

Arapen menambahkan jika perangkat kelurahan menemukan adanya proses bangunan yang berdiri dengan melanggar peraturan, sebaiknya segera memberitahukan kepada pihak kecamatan kemudian disampaikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai penegak peraturan daerah untuk ditindaklanjuti.

“Ke depannya, camat, lurah, dan perangkat-perangkatnya harus turut aktif menegakkan peraturan daerah, sebab mereka paling tahu kondisi dan kejadian di daerahnya” ujarnya. (EM)

Foto:

Anggota Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar, Arapen Ginting (doc.dprd siantar)

  • Bagikan