Warga DAS Toge Minta Perlindungan DPRD Siantar

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday

Warga DAS Toge yang rumahnya dibongkar tim penegakan peraturan daerah Kota Pematangsiantar, Kamis (26/5) yang lalu, mendatangi kantor DPRD Siantar untuk menyampaikan aspirasi, Senin (30/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kedatangan warga DAS Toge ini diterima langsung oleh anggota komisi I, Arapen Ginting.

Yeni Tambunan mewakili warga DAS Toge  mengatakan kedatangan warga ke kantor DPRD untuk meminta perlindungan agar gubuk darurat yang mereka dirikan pasca pembongkaran tidak dibongkar kembali oleh Satpol PP, sampai pemukim mendapat rumah kontrakan.

“Rumah kami sudah dibongkar tanpa solusi yang tepat, begitu juga dengan gubuk kecil yang kami bangun menunggu dapat kontrakan dibongkar juga, dimana hati nurani pemerintah kota Siantar. Mereka (pemko Siantar,-red.) hanya berani sama rakyat kecil saja,” ujar Yeni.

Selain itu, Yeni  juga mengungkapkan kekesalan mereka yang menilai pemerintah kota melakukan tindakan diskriminatif dalam pembongkaran, dan mendesak pemerintah kota bersikap adil untuk melakukan pembongkaran terhadap bangunan lain yang melanggar peraturan.

Menanggapi keluhan warga, Arapen Ginting, anggota komisi I DPRD menampung aspirasi warga.  Dia selanjutnya menyarankan warga DAS Toge segera membuat surat keluhan kepada DPRD Siantar, agar Komisi I punya pegangan untuk menjadwalkan rapat dengar pendapat menindaklanjuti aspirasi warga.

Menanggapi jawaban Arapen Ginting, warga kembali meminta DPRD melindungi mereka untuk mendapatkan dispensasi untuk tinggal sementara di gubuk-gubuk kecil yang mereka dirikan, hingga mendapat rumah kontrakan atau solusi lain yang dapat dibukakan jalan oleh DPRD.

Usai menerima kedatangan warga DAS Toge, Arapen Ginting langsung menemui ketua DPRD, Eliakim Simanjuntak di ruangannya.

Saat BatakToday menanyakan hasil pertemuannya dengan Ketua DPRD, Arapen mengatakan Eliakim telah menghubungi Kepala Kantor Satpol PP, Julham Situmorang agar memperbolehkan warga untuk tinggal sementara waktu di gubuk-gubuk yang didirikan warga DAS Toge, setidaknya sampai diadakan rapat dengar pendapat dengan warga DAS Toge. (EM)

Foto:

Warga DAS Toge yang rumahnya dibongkar tim penegakan peraturan daerah Kota Pematangsiantar, saat mendatangi Komisi I DPRD Siantar, Senin 30/5/2016 (doc.dprd siantar)

  • Bagikan