Frans Herbert: Papan Reklame Habis Masa Juga Harus Dibongkar

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday –

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasional demokrat (Nasdem)  kota Pematangsiantar, Frans Herbet Siahaan memuji tindakan pembongkaran bangunan melanggar aturan oleh Tim Penegakan Perda Kota Pematangsiantar. Namun menurutnya, papan reklame yang habis masa izin dan masa pajak juga harus dibongkar.

“Artinya, berdirinya  papan reklame yang telah habis masa jelas telah melanggar peraturan, maka tim penegakan peraturan daerah juga  harus membongkarnya,” ujar Frans kepada BatakToday usai membuka Warung Ramadhan Nasdem di Kantor DPD Nasdem Pematangsiantar, Jalan Patimura, Pematangsiantar, Senin (6/6/2016).

Menurut anggota Komisi II DPRD Kota Siantar ini, selain menimbulkan kerugian keuangan daerah, karena limit waktu pajak reklame telah berakhir. Selain itu, bangunan papan reklame yang telah habis masa juga menambah semak pemandangan Kota Pematangsiantar.

Dia mengutarakan, pada rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Pematangsiantar tahun 2015 beberapa waktu lalu, DPRD telah menyarankan agar setiap papan reklame yang diberikan izin oleh Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), dicantumkan masa berlakunya, agar ketika masa izin papan reklame telah habis,  Satpol PP langsung melakukan pembongkaran.

“Berdirinya papan reklame yang habis masa izin  ini akibat tidak adanya koordinasi BPPT dengan SKPD terkait untuk menertibkan, sehingga ini juga menjadi rekomendasi Pansus LKPj terhadap pemeritah kota, supaya kedepan dilakukan koordinasi yang baik antara SKPD terkait,” ujarnya.

Foto: Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Pematangsiantar, Frans Herbert Siahaan. (bataktoday/em)

  • Bagikan