Gubernur Sumut Ajak Masyarakat Pantai Timur Sukseskan KSN

  • Bagikan

Medan, BatakToday –

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengajak seluruh masyarakat, terutama yang berdomisili di kawasan pantai timur Sumatera Utara bersinergi dalam menyukseskan program nasional yakni pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSN).

Ajakan tersebut dikemukan Tengku Erry Nuradi saat menerima audiensi Badan Koordinasi Pembangunan Masyarakat Pantai Timur (Badko PMPT) Sumut di ruang kerjanya Kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro Medan, Jumat (10/6/2016).

Hadir dalam dalam audiensi, Ketua Badko PMPT Syarifuddin Siba, anggota DPR RI yang juga tokoh masyarakat pantai timur Ali Umri, Bupati Batubara OK Arya, Rektor ITM Prof Dr Ilmi Abdullah MSc, Rektor Universitas Panca Budi Dr HM Isa Indrawan SE MM, dan tokoh masyarakat pantai timur lainnya.

Sementara Gubernur Sumut didampingi Kepala Bappedasu Arsyad Lubis, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provsu Zony Waldi, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Dinsyah Sitompul, serta Kadis Kebudayaan dan  Pariwisata Provsu Elisa Marbun.

Erry mengungkapkan, tiga program nasional berada di kawasan pantai timur Sumut, yakni KSN Mebidangro (Medan-Binjai-Deliserdang-Karo), Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke di Kabupaten Simalungun.

“Tiga kawasan ini kita harapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, tidak hanya untuk masyarakat Sumatera Utara, tetapi juga regional Sumatera, bahkan untuk mendorong perekonomian nasional. Tiga kawasan ini berada di pantai timur, selain KSN Danau Toba,” sebut Erry.

Erry menjelaskan, infrastruktur jalan yang menghubungkan sejumlah kota di kawasan pantai timur saat ini dalam kondisi baik. Kendati demikian, pemerintah pusat terus memberikan perhatian dengan membangun moda transportasi jalan tol dan jalur keretaapi Sumut-Aceh.

“Selain itu, irigasi yang terbesar dan terbanyak dibangun di sekitar pantai timur,  seperti Sei Ular di kabupaten Serdang Bedagai sekitar 18 ribu hektar, Irigasi Sei Belutu 5.000 hektar, dan Bajayu sekitar 7.500 hektar, dan masih banyak lagi pembangunan di sekitar pantai timur,” terangnya.

Untuk itu, Gubernur mengajak seluruh komponen masyarakat di kawasan pantai timur untuk bersinergi dalam menyukseskan program nasional yang ada di kawasan tersebut.

“Kuncinya, kita harus kompak dan hilangkan buruk sangka, khususnya masyarakat pantai timur. Kita harap juga terus mendorong tokoh nasional yang berasal dari pantai timur untuk dapat memasukan program pembangunan pantai timur ke program pembangunan nasional,” pesan Erry.

Erry juga mengatakan, tiga KSN di pantai timur juga akan memberikan dampak positif bagi sejumlah daerah, termasuk kawasan pantai barat Sumut seperti Sibolga, Tapteng hingga Kepulauan Nias.

“Nantinya KSN di pantai timur akan terintergrasi dengan KSN Danau Toba. Selanjutnya, kita berharap pemerintah pusat juga menjadikan KSN di kawasan pantai barat, agar Sumut terperhatikan secara merata. Untuk itu, kita berharap, perwakilan Sumut yang ada di pusat, baik itu DPR RI, DPD RI maupun tokoh-tokoh dari pantai barat, mendorong pemerintah pusat untuk menyentuh kawasan pantai barat,” harap Erry.

Ketua Badko PMPT Syarifuddin Siba mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh mendukung program pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemorov) Sumut di bawah kepemimpinan Tengku Erry Nuradi.

“Masyarakat khususnya yang ada di Pantai Timur akan terus mendukung program pembangunan Pemprovsu demi Sumut yang lebih baik kedepan dan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Sumatera Utara,” ucap Siba.

Siba juga mengatakan, pihaknya membuka diri untuk membangun komunikasi dan diskusi dalam upaya mendorong upaya Pemprov Sumut menjalan pembangunan.

“Masih banyak bagian dari kawasan pantai timur yang memerlukan perhatian pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur jalan, sarana transportasi yang masih kurang, pendidikan yang perlu ditingkatkan karena ternyata masih banyak ditemukan anak-anak yang putus sekolah karena ketidakmampuan dari segi biaya,” katanya.

Selain itu, terang Siba, masih banyak ditemukan rumah penduduk di pesisir pantai yang kondisinya kurang layak huni. Potensi kawasan wisata pantai juga kurang dimanfaatkan dengan maksimal. Padahal, potensi pantai Timur sangat besar.

“Sebagai masyarakat pantai timur, kami sangat memohon dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara demi pembangunan dan perkembangan masyarakat di pesisir pantai timur,” pintanya. (AFR)

Foto: Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi berpose bersama dengan fungsionaris Badan Koordinasi Pembangunan Masyarakat Pantai Timur (Badko PMPT) Sumut dan beberapa tokoh masyarakat di ruang kerjanya Kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro Medan, Jumat (10/6/2016). (bataktoday/afr)

  • Bagikan