Bidan Latih Bupati Pakpak Bharat pada Simulasi Emergency Persalinan

  • Bagikan

Sibande, BatakToday –

“Waduh, sepertinya informasi kedatangan saya sudah bocor. Padahal rencananya mau mendadak biar proses yang kalian lakukan tetap natural,” seru Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, yang disambut dengan senyum dan tawa kecil para peserta saat mengunjungi simulasi Drill Emergency Persalinan di Aula Kantor Camat Sitellu Tali Urang Jehe (STTU Jehe), Sibande, Selasa pagi (14/06/2016).

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat (www.pakpakbharatkab.go.id), kegiatan simulasi Drill Emergency Persalinan untuk penanganan pre eklemsi dan eklemsi yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat itu diawali dengan fragmen kedatangan seorang ibu hamil yang kemudian mengalami kejang-kejang saat akan melahirkan yang diperankan oleh beberapa tenaga kesehatan dari Puskesmas Sibande. Simulasi dipandu Bidan Koordinator Puskesmas Sibande, Syafrida Eriyanti dan didampingi Kepala Puskesmas, dr Sanata Habeahan.

Peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan dan bidan se Kabupaten Pakpak Bharat itu tampak antusias mengikuti simulasi yang diselingi diskusi bahkan  perdebatan. Sesekali narator dr Habeahan tampak membuka referensi terbaru untuk mencari kesesuaian yang terbaik dalam menangani para pasien. Sebagian peserta tidak hanya bertanya dan mencatat, namun juga merekam proses simulasi dengan menggunakan gadget.

Bupati Remigo tak kalah antusias, bahkan ikut berlatih saat proses sterilisasi tangan sebelum melakukan pertolongan, termasuk cara penggunaan handscoon (sarung tangan), masker, penutup kepala dan pakaian kerja.

“Apa yang telah didapatkan hari ini saya sarankan untuk ditransfer kepada teman-temannya di Puskesmas, termasuk juga terus berlatih dengan lebih cepat dan tepat. Pastinya saat di lapangan tidak ada situasi yang identik sama. Untuk itu latihan yang baik dan benar akan mampu menjadi solusi untuk mengatasi beragam permasalahan yang terjadi. Manfaatkanlah waktu untuk terus berlatih untuk kecakapan dan kecekatan kita dalam penanganan pasien,” pesan Bupati di akhir kegiatan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan dr Thomas kepada Bupati melaporkan, kegiatan Simulasi Drill Kesehatan di Sibande ini adalah yang kedua setelah sebelumnya dilakukan di Puskesmas Sukaramai, Kecamatan Kerajaan pada 9 Juni 2016 dengan Drill Penanganan Asfiksia dan Infeksi bagi bayi baru lahir.

“Selanjutnya pelaksanaan di Puskesmas Kecupak Kecamatan PGGS tanggal 16 Juni dengan Drill Penanganan Perdarahan Pasca Persalinan, Puskesmas Salak tanggal 20 Juni dengan Drill Resusitasi Jantung dan Paru pada Ibu Hamil dan Penanganan Syok pada Ibu Bersalin, Puskesmas Jambu Kecamatan Siempat Rube tanggal 22 Juni dengan drill Penanganan Distosia Bahu dan Penggunaan Partograf pada Persalinan, Puskesmas Singgabur Kecamatan STTU Julu dengan Drill Penanganan Letak Sungsang dan KPD (Ketuban Pecah Dini), Puskesmas Tinada tanggal 27 Juni dengan drill Penanganan Bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah). Untuk Puskesmas Pagindar akan ditentukan setelah Lebaran,” jelasnya.

Thomas menambahkan, pada setiap simulasi setiap puskesmas diminta mengutus 5 orang perwakilan.

“Semua kegiatan ini bertujuan untuk menambah kemahiran para tenaga kesehatan, utamanya para bidan demi mendukung visi dan misi Kabupaten Pakpak Bharat,” katanya.

Rita panjaitan, salah seorang peserta dari Puskesmas Salak mengaku senang dengan program ini.

“Beragam ilmu yang kami pernah dapatkan di bangku pendidikan kembali diulas disertai dengan teknis yang semakin terbarukan. Selain itu juga menambah keakraban kami para tenaga kesehatan yang saling berjauhan dan jarang berinteraksi. Apalagi dengan kesibukan kami di masing-masing Puskesmas dan fasilitas kesehatan yang ada. Yang membuat semakin senang adalah kepedulian Bapak Bupati yang terasa sangat mendukung kami para tenaga kesehatan”, pungkas Rita dengan nada riang.

Foto: Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, tampak ikut berlatih dalam  simulasi Drill Emergency Persalinan di Aula Kantor Camat Sitellu Tali Urang Jehe (STTU Jehe), Sibande, Selasa pagi (14/06/2016). (ist)

  • Bagikan