Tiga Hari Usai Persalinan, Ibu Telantarkan Bayinya di RS Vita Insani

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday

Tiga hari setelah melakukan persalinan, seorang ibu bersama dengan suaminya, menelantarkan bayi laki-lakinya yang kini berumur 19 hari, di Rumah Sakit Vita insani, Jalan Merdeka, Pematangsiantar.

Menyikap tidak adanya itikad baik dari keluarganya untuk menjemput bayi ini, pihak RS Vita Insani, akhirnya melaporkan kejadian ini kepada Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pematangsiantar, Selasa (12/7).

Dalam keterangannya kepada wartawan, Hubungan Masyarakat (Humas) Rumah sakit Vita Insani, Choky Pardede, mengatakan, sesuai dengan kartu Badan Penyelengaraan Jaminan Sosial (BPJS), yang digunakan untuk persalinan pada tanggal 23 Juni 2016, ibu dari bayi laki-laki ini, bernama Thersia Tesalonika Raja Gukguk, alamat rumah, jalan TJ Datuk, Gang SD NO. 018, Kelurahan Tanjung Rahu, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara.

Dia datang ke RS Vita Insani didampingi oleh seorang pria mengaku sebagai suaminya, bernama Robin Marpaung, alamat Huta Bagasan, Kecamatan Mandoge.

Persalinan  dilakukan pihak RS Vita Insani melalui operasi Caesar dan berjalan dengan baik.

Lanjut Choky, tiga hari setelah persalinan (tanggal 29 Juni 2016), melihat kondisi  ibu bayi sudah mulai  sehat, tim medis dokter yang menangani akhirnya mengizinkan si ibu bayi  pulang terlebih dahulu meninggalkan rumah sakit. Sementara, si bayi yang saat itu dalam keadaan lemah, ditinggal di rumah sakit supaya mendapat perawatan yang lebih baik.

“Kalau sekarang, kondisi bayi laki-laki ini sudah sehat,” ucap Choki.

Namun, setelah pulang (29/7), sampai hari ini Selasa (12/7), ibu bayi bersama suaminya, maupun pihak keluarga sama sekali tidak menjemput bayi ini.

Choky mengungkapkan, sesuai dengan nomor telepon si ibu bayi yang dihubungi masih sempat terdengar nada aktif. Tapi melalui suara seorang laki-laki yang mengangkat, mengungkapkan,  si ibu bayi sudah tidak tinggal di rumahnya lagi ( Kecamatan Limapuluh).

“Kami (pihak RS Vita Insani), masih menunggu itikad baik dari keluarga, agar segera menjemput bayinya. Kalau pihak keluarga terkendala  ada permasalahan dana perawatan si bayi,  itu nantinya bisa dikomunikasikan dengan baik,” ujar Choky.

Sesuai arahan dari pihak Polresta Pematangsiantar, melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), pihak RS Vita Insani disarankan melayangkan Somasi dahulu kepada ibu bayi nelalui alamat rumahnya yang tertulis di kartu BPJS. Kalau tidak ada hasilnya, pihak kepolisian akan menindaklanjutii permasalahan penelantaran bayi laki-laki ini. (EM)

Foto:

Bayi yang ditelantarkan di RS Vita Insani, digendong perawat saat pelaporan ke Mapolresta Pematangsiantar, Selasa 12/7/2016 (bataktoday/em)

  • Bagikan