Kecelakaan Maut, Tim Ahli Pastikan Dua Bus Tak Layak Jalan

  • Bagikan

Labusel, BatakToday

Pasca kecelakaan maut di Jalan Lintas Sumatera, Labusel yang menyebabkan tujuh orang tewas dan 23 orang luka-luka, Rabu (13/7/2016), Tim Accident Analyst Polda Sumut menurunkan tim ahli dari Kakorlantas dan tim ahli produsen diturunkan untuk memeriksa tiga bangkai bus.

Tiga bangkai bus yang diperiksa, yaitu Bus Makmur, ALS dan Pembangunan Semesta. Satu persatu bangkai bus diperiksa, baik dari kondisi rem, mesin, ban hingga penerangan mobil. Hasil pemeriksaan nantinya akan diserahkan kepada penyidik yang menangani kasus tersebut.

Tim Accident Analyst Polda Sumut, Kompol Karsa Purba mengatakan, pihaknya belum dapat menyimpulkan apa yang menjadi penyebab tabrakan beruntun yang menyebabkan tujuh orang tewas tersebut.

“Saat ini kita masih melakukan pengecekan, dan belum mengetahui apa penyebab kecelakaan itu,” katanya, Kamis (14/7/2016).

Tim ahli produsen mobil, Sahat Sihotang menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, dua bus yaitu Makmur dan Pembangunan Semesta dinilai tidak layak jalan.

“Hanya bus ALS yang layak jalan untuk mengangkut penumpang. Sedangkan dua bus lagi tidak layak jalan. Penerangan yang  tidak sempurna, juga menjadi penyebab kecelakaan,” ujarnya.

Tim Dirlantas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kecelakaan, apakah selain tidak layak jalan juga ada faktor lainnya.

Hingga kini korban luka masih menalani perawatan di Rumah Sakit. Sementara, ketujuh korban tewas telah dibawa pulang keluarga untuk dikebumikan. (rel/AFR)

Foto:

Bangkai Bus Pembangunan Semesta dan Bus Makmur yang terlibat kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera, Labusel yang menyebabkan tujuh orang tewas dan 23 orang luka-luka, Rabu 13/7/2016 (sumber: fb/preddy chayang chi rany)

  • Bagikan