Hanson Munthe “Bela” Kadishut Karo Soal Kebakaran Hutan Kawasan Sipisopiso

  • Bagikan

Tanah Karo, BatakToday

Api yang sempat berkobar sejak akhir Juni hingga pertengahan Juli 2016, membakar hutan di sekitar Gunung Sipisopiso, akhirnya berhasil dipadamkan. Pemadaman api ini dapat berjalan dengan baik berkat kerjasama berbagai pihak.

Rambatan api yang mengancam sedikit hutan yang “tersisa” di Gunung Sipisopiso, Tanah Karo, padam berkat kerjasama dengan Dandim Tanah Karo Letkol Inf Agustatius Sitepu, Kadishut Sumut, Kadishut Karo Ir Martin Sitepu, Manggala Api dari Sibolangit, Pemadam Kebakaran Tanah Karo (Damkar TK), dan Polsek Tigapanah.

Salah satu pengurus Forum Hijau Dolok Sipiso-piso (Forhidos), Jentri Tambun mengatakan, untuk memutus agar api tidak menjalar hingga ke gunung Sipiso-Piso, pemadaman dilakukan secara bersama, baik manual maupun menggunakan mobil pemadam kebakaran. Namun oleh keterbatasan peralatan, tidak semua area dapat terjangkau.

“Beberapa titik api berhasil kita padamkan. Ini merupakan peran serta dari semua pihak agar kebakaran tidak sampai ke gunung Sipisopiso. Peralatan kita terbatas, namun berkat kerjasama semua pihak kebakaran dapat cepat dipadamkan,” ujar Jentri kepada wartawan, Selasa(19/7).

Dalam relis yang diterima BatakToday, juga disebutkan, seusai pemadaman api dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, agar turut mencegah terjadinya kebakaran hutan.

Sementara, Ketua DPD Barisan Relawan Jokowi Presiden ( BaraJP) Sumut dan merupakan aktivis Forum Hijau Sipisopiso, Hanson Munthe, yang juga aktif di lokasi saat pelaksanaan pemadaman api, mengatakan bahwa pemadaman ini berhasil atas peranserta aktif dari Pangdam 1 BB melalui Dandim Tanah Karo, Kadishut Sumut melalui Kadishut Karo, Manggala Api dari Sibolangit, dan Polres Karo melalui Polsek Tigapanah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif dari semua pihak sehingga api dapat cepat diatasi. Kami melihat langsung di lapangan, Dandim Tanah Karo, Kadishut Karo, Manggala Api dari Sibolangit dan Polsek Tigapanah, berupaya keras sehingga api dapat dipadamkan, dan tidak sempat membakar Gunung Sipisopiso pada sisi Kabupaten Karo-nya,” kata Hanson.

Hanson juga menambahkan, melihat adanya pemberitaan dimedia lokal akan adanya usulan kepada DPRD agar mencopot Kadishut dan Dandim Kabupaten Karo dinilai berlebihan. Menurutnya, tanpa kerja keras dan kerjasama kedua pihak tersebut, kemungkinan besar api sudah melahap hutan yang ada di Gunung Sipisopiso.

“Saya saksikan sendiri, Anggiat Sinaga dari Manggala, Martin Sitepu dari Dishut Karo, Agustatius Sitepu Dandim Tanah Karo, bekerja hingga dinihari, sejak tanggal 11 hingga 13 Juli  di perbukitan Sipiso-piso, Desa Tongging. Ini saya saksikan langsung, mereka berupaya keras dan bekerja hingga larut malam. Seharusnya apresiasi yang diberikan untuk mereka, bukan seperti pemberitaan yang muncul di beberapa media,” bela Hanson. (rel/ajvg)

Foto: 

Usai  salah satu titik api berhasil dipadamkan, Manggala Api, Pemadam Kebakaran Tanah Karo, Dandim Tanah Karo, Kadishut Karo, Forhidos dan Relawan Jokowi berpose bersama di perbukitan desa Tongging, Kabupaten Karo (ist)

  • Bagikan