Dari Natascha Koch, untuk Indonesia & Austrian Batak Rock

  • Bagikan

Dari Natascha Koch

Pertama-tama, saya mengucapkan terimakasih telah menulis tentang saya dan Tasha Band. Sebuah kejutan, bahwa rencana kami untuk melakukan tur lagi ke Indonesia, Austrian Batak Rock, mendapat perhatian yang cukup besar di sana.

Dulu, tahun 2014, kami diundang Henry Manik, untuk datang dengan band kami, bersama ‘sang mentor’ Hermann Delago. Saya ketika itu benar-benar takjub, sampai kehabisan kata-kata untuk dapat menggambarkannya.

Ketika itu saya melihat bagaimana setiap orang mencurahkan tenaga dan perhatian, terutama dari pihak Indonesia-nya, hingga konser itu terselenggara. Saya sangat kagum dengan totalitas setiap orang yang terlibat dalam proyek’ itu.

Dan kali ini, serasa tak sabar lagi, ketika diberi kesempatan kembali tampil di sana untuk Austrian Batak Rock.

Tur tahun 2014 adalah pertama kalinya bagi saya dan Stefan, gitaris kami, untuk mengunjungi Indonesia. Mulanya tidak terpikir bahwa akan tampil dalam sebuah konser di sebuah negeri yang luar biasa. Tapi kemudian yang kami jumpai, ternyata sangat luar biasa. Sampai saat ini masih sulit untuk menggambarkan bagaimana rasanya ketika pertama kali bisa tampil di sana.

Hermann Delago, yang sudah lama saya kenal, selalu bercerita tentang tanah air keduanya, Indonesia. Dia bercerita tentang betapa menakjubkannya Indonesia, dan tentang keindahan berbagai jenis musik yang dimilikinya.

Kemudian saya mendengarkan lagu-lagu Batak, dan mulai menyanyikannya dengan Hermann, dalam konser di Austria. Saya sangat menyukai, pun saat pertama kali menyanyikan lagu-lagu Batak.

Beberapa personil band kami belum pernah ke Indonesia, belum. Mereka menanyakan saya dan Stefan tentang pengalaman kami tahun 2014 lalu. Saya katakan pada mereka, bahwa mereka akan merasa seperti di rumah sendiri.

Sangat terkesan ketika pertama kali datang ke sana. Kami mendapat sambutan hangat dari setiap orang yang kami jumpai. Kami menemukan keramahan dan kehangatan, yang tidak diperoleh di tempat lain, di bagian dunia yang serba terburu-buru.

Selain alamnya yang sangat luar biasa, saya juga begitu tertarik dengan pelestarian budayanya, khususnya budaya Batak, dan termasuk juga musiknya. Saya sangat bangga bahwa orang-orang memberi kesempatan, untuk kami menjadi bagian dari pelestarian budaya tersebut, dan memberikan sambutan atas penampilan kami saat itu.

Bagi saya itu semacam misi untuk menghubungkan kebudayaan, memberitahu orang-orang di sini, di Eropah, tentang negara yang unik dan orang-orang yang menakjubkan, yang saya temukan di sana.

Saya menjalin persahabatan yang baru di sana, tidak sabar lagi untuk segera bertemu dengan saudara-saudara-ku…!

MAULIATE, HORAS!

 

Natascha Koch

Foto:

Natascha Koch&Tasha Band (Stefan, Alex, Peter, Thomas, Christian), dan Hermann Delago (doc.tasha)

Untuk informasi lebih lanjut tentang Tasha Band, kunjungi:

www.tasha.at

Dan klik “like” di laman Facebook-nya!

www.facebook.com/tasha.at.mus

  • Bagikan