Ralat Berita: Pohon Tumbang Parapat Macet Total, Jalan Lingkar Harus Segera

  • Bagikan

Parapat, BatakToday

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kamis (01/9/2016) dini hari, disebutkan Parapat macet total akibat pohon tumbang menimpa truk bermuatan kayu Akibat pohon tumbang menimpa kendaraan bermuatan kayu, di sekitar jembatan kembar Sibaganding,jalan Parapat-Siantar mengalami kemacetan total.

Ketika BatakToday melintas pada pagi harinya, Kamis (01/9/2016) sekitar pukul 10.00 WIB, setelah sebelumnya menunda perjalanan menuju kota Pematangsiantar, dan menginap di kota Parapat, oleh kemacetan total tersebut, menemukan keadaan yang berbeda dengan pemberitaan sebelumnya.

Ternyata ada dua kejadian yang berbeda yang akhirnya secara bersama-sama menyebabkan macet total yang berkepanjangan.

Sekitar pukul 18.00 WIB, truk bernomor polisi BK 8676 BU, bermuatan kayu pinus olahan dari Lobu Siregar-Siborongborong menuju Siantar, mengalami kerusakan atau patah pada bagian per-nya, persis saat memasuki jembatan kembar Sibaganding dari arah Parapat. Truk ini oleng dan nyaris terguling, sekaligus tidak dapat bergerak  maju karena rodanya tidak dapat digerakkan.

Truk bermuatan kayu pinus olahan, yang nyaris terguling di Jambatan Kembar Sibaganding, sedang diparkir di depan rumah makan Elyzabeth, Sibaganding, Jalan Raya Parapat-Pematangsiantar, Kamis 01/9/2016, sekitar pukul 10.45 WIB (bataktoday/ajvg)
Truk bermuatan kayu pinus olahan, yang nyaris terguling di Jambatan Kembar Sibaganding, sedang diparkir di depan rumah makan Elyzabeth, Sibaganding, Jalan Raya Parapat-Pematangsiantar, Kamis 01/9/2016, sekitar pukul 10.45 WIB (bataktoday/ajvg)

Peristiwa ini menimbulkan kemacetan parah, karena menghambat lalu lintas dari dan ke Parapat.

Sihombing warga Lintong Nihuta, pengemudi truk ini menyebutkan,aparat dari Polsek Parapat ‘baru’ memerintahkan untuk membongkar sebagian muatannya agar dapat di gerakkan maju, sekitar tengah malam.

“Tak bisa-bisa bergerak bang, kami sudah coba berbagai cara. Pokoknya sudah gugup kali lah. Sudah sekitar jam 12, tengah malam, polisi menyuruh kami membongkar sebagian muatan supaya truk bisa bergerak maju. Sudah dibongkar sebagian ke pinggir kiri-kanan jalan, barulah bisa dipaksa ke sini,” terangnya saat ditemui di rumah makan Elyzabeth, tempat truk itu diparkir, tidak jauh dari jembatan kembar Sibaganding.

Terlihat truk diparkir di pekarangan rumah makan Elyzabeth dan sedang menjalani perbaikan, dan muatan yang diturunkan tidak sampai separuh dari keseluruhan muatan.

Pohon tumbang yang telah dipotong dan digeser ke tepi jalan, di depan Parapat Hotel, Jalan Raya Parapat-Pematangsiantar, Parapat, Kamis 01/9/2016 sekitar pukul 10.30 WIB (bataktoday/ajvg)
Pohon tumbang yang telah dipotong dan digeser ke tepi jalan, di depan Parapat Hotel, Jalan Raya Parapat-Pematangsiantar, Parapat, Kamis 01/9/2016 sekitar pukul 10.30 WIB (bataktoday/ajvg)

Sementara, sekitar pukul 20.00 WIB, di tempat yang berbeda, di depan Pelangi Parapat Hotel, sebatang pohon besar tumbang diduga akibat pangkal batangnya lapuk , sehingga memalang jalan dan merusak pagar hotel dan sebagian ‘kecil’ bangunan yang ditimpa.

Sitanggang warga Terminal Bus Sosor Saba, Parapat, yang dijumpai di Pelangi Parapat Hotel menerangkan, pohon itu selesai dipotong dan dipindahkan sekitar jam 22.00 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, karyawan Parapat Hotel masih sedang menyingkarkan dahan dan ranting kayu yang menimpa sebagian bangunan hotel.

Dini hari tadi, dari keterangan salah satu penjaga warung di Panatapan-Sibaganding, lalu lintas kembali lancar sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Tidak diketahui ada korban akibat kedua peristiwa ini, meskipun salah satunya adalah tumbangnya pohon besar melintang jalan. (ajvg)

Foto:

Kayu pinus olahan yang ditumpukkan di tepi jalan, setelah dibongkar dari truk yang nyaris terguling akibat patah pada bagian per, di Jembatan Kembar Sibaganding, Jalan Raya Parapat-Pematangsiantar, Kamis 01/9/2016 sekitar pukul 10.45 WIB (bataktoday/ajvg)

  • Bagikan