6 Kali Dibongkar, Bangunan di DAS Toge Pegang Rekor

  • Bagikan

Pematangsiantar, BatakToday

Setelah sebelumnya melakukan pembongkaran sebanyak lima kali, kembali Pemerintah Kota Pematangsiantar membongkar bangunan yang didirikan oleh warga di DAS Toge, Jalan Nias, Kamis (8/9).

Namun, jumlah rumah warga yang dibongkar Tim Penegak Peraturan Daerah (TPPD) sudah berkurang, dari pembongkaran pertama berjumlah 22 rumah, kali ini tinggal 6 rumah.

Sebelum menuju DAS Toge, sekitar pukul 09.00 WIB, TPPD pemko Siantar terlebih dahulu membongkar 11 bangunan kios di jalan Cokrominoto, kelurahan Melayu, kecamatan Siantar Utara.

Usai membongkar kios di jalan Cokrominoto, sekitar pukul 10.00 WIB, TPPD bergerak menuju DAS Toge, jalan Nias. Tiba di lokasi, langsung melakukan pembongkaran terhadap 6 rumah yang kembali didirikan warga.

Tanpa ada perlawanan, pemilik rumah hanya bisa pasrah melihat rumahnya dibongkar. Akhirnya dalam waktu satu jam, keenam rumah tersebut berhasil dibongkar semuanya.

Ketua TPPD, Julham Situmorang mengatakan, pembongkaran bangunan milik warga di DAS Toge merupakan adalah yang ke-enam kalinya. Dia menyayangkan sikap warga yang masih berani membangun rumah di sekitar DAS Toge, padahal sebelumnya sudah dilakukan pembongkaran sebanyak lima kali.

Julham menegaskan, dalam waktu dekat Satpol PP akan berkoordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) kota Siantar, untuk menanam pohon di sekitar DAS Toge.

“Selain penghijauan, penanaman pohon juga akan lebih efektif mencegah warga membangun rumah kembali di DAS Toge,” ujar Julham. (EM)

Foto:

Tim Penegakan Peraturan Daerah (TPPD) Kota Pematangsiantar, yang didominasi anggota Satpol PP, terlihat sedang membongkar bangunan di DAS Toge, Jalan Nias, Siantar Selatan, Kamis 8/9/2016 (bataktoday/em)

  • Bagikan