Ustadz Rajagukguk: Jangan Bawa-Bawa Agama untuk Kepentingan Politik Sesaat

  • Bagikan
Ustadz kondang H Ahmad Sabban Rajagukguk saat menyampaikan ceramah pada Tabligh Akbar memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1438 H di Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar, Minggu (2/10/2016) pagi. (dok humas str)

Pematangsiantar, BatakToday –

Menegakkan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, bukan berarti disikapi dengan fanatik buta, tetapi harus dilakukan dengan semangat toleransi, kerukunan serta kedamaian. Karena agama Islam mengajarkan keselamatan kepada semua orang, tanpa harus mengkotak-kotakkan satu dengan yang lain.

Demikian ditegaskan ustadz kondang H Ahmad Sabban Rajagukguk dalam ceramahnya pada Tabligh Akbar memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1438 H di Lapangan H Adam Malik Pematangsiantar, Minggu (2/10/2016) pagi.

“Filosofi Hijriyah adalah bagaimana menghadirkan semangat persatuan dan kemenangan berijtihad dengan diri dan harta, dan jangan pernah membawa-bawa agama untuk kepentingan politik sesaat,” tegasnya.

Ustadz pendukung penegakan ekonomi syariah ini mengajak seluruh umat Islam untuk tidak melupakan sejarah masuknya Islam ke Sumatera Utara melalui Barus di masa lalu yang dibawa oleh para syekh dan ulama dari Tanah Arab.

“Mereka telah meninggalkan tanah kelahirannya, keluarga, harta dan segalanya agar kita semua menjadi Islam. Lantas mari kita menerung, apa yang telah kita perbuat untuk kemajuan dan perkembangan Islam?” serunya menggugah para jamaah.

Sebelumnya, Penjabat Walikota Pematangsiantar Jumsadi Damanik menegaskan, umat Islam di Kota Pematangsiantar harus bersatu-padu mengembangkan pembinaan terhadap generasi muda Islam melalui berbagai kegiatan keagamaan.

“Kualitas amal dan ibadah kita harus terus ditingkatkan agar keislaman kita semakin baik dan bermanfaat bagi banyak orang,” katanya.

Acara Gebyar Muharram dan Ekonomi Syariah yang digelar Pemko Pematangsiantar bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Pematangsiantar ini dirangkai dengan pelantikan HR Natsir sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah dan Hafizh-Hafizhah (DPD-IPQOH) Pematangsiantar oleh Ketua Umum DPW-IPQOH Sumatera Utara, Asren Nasution.

Dalam acara yang diawali dengan gerak jalan massal keliling kota ini, juga dilantik Hj Rayani Purba sebagai Ketua Pengurus Komunitas Bilal Mayyit Kota Pematangsiantar oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematangsiantar, Abdul Rahman Harahap. Masing-masing organisasi ini dilengkapi dengan unsur pengurus lainnya untuk masa bakti 2016-2021.

Tampak hadir, Ketua Komisi I DPRD Pematangsiantar Nurlela Sikumbang, para Pimpinan SKPD, Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Yulizar Arli dan Kepala Cabang Bank Sumut  Syahrial Shah serta para pengurus organisasi Islam. (ajvg/rel)

  • Bagikan