Batal di Dolok Sanggul, Natal Nasional Pindah ke Manado

  • Bagikan
Monumen Yesus Memberkati, Manado (doc kawanua360)

Medan, BatakToday

Penetapan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menjadi tuan rumah perayaan Natal Nasional 2016 beberapa waktu lalu disambut antusias khususnya masyarakat Humbahas, umumnya masyarakat Sumut. Namun, kini pemerintah justru mengalihkan lokasi perayaan natal nasional ke Manado. Masyarakat Humbahas sangat kecewa, namun bisa memaklumi dasar pertimbangan pemerintah dengan keputusan tersebut.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Sumut daerah asal pemilihan Sumut IX (Humbahas, Tobasa, Taput, Sibolga, dan Kepulauan Nias), Aduhot Simamora ketika diminta tanggapannya akan pengalihan lokasi pelaksanaan Natal Nasional dari Humbahas ke Manado, Kamis (13/10/2016).

Ia mengatakan, kondisi ini mengakibatkan kekecewaan yang mendalam bagi masyarakat Humbahas khususnya dan Sumut umumnya.

“Kita sangat kecewa. Sejak ditetapkan di Humbahas, ini menjadi buah bibir di tengah masyarakat. Bahkan dari informasi yang kita peroleh, setiap daerah antusias untuk menghadirinya, baik di kalangan gereja maupun kumpulan-kumpulan marga,” ujar Politisi Partai Hanura ini.

Sejarahnya, lanjut Aduhot, pelaksanaan Natal Nasional sejak republik ini merdeka belum pernah dilaksanakan di Humbahas bahkan di Sumut. Pun hanya pada era presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla yang mengagendakan pelaksanaan natal nasional dilaksanakan di luar Pulau Jawa.

Meski demikian, Aduhot juga tidak menafikan ada alasan-alasan kuat bagi pemerintah pusat untuk melakukan pergesaran lokasi tersebut.

“Ya, kita bisa kecewa. Tapi kita harus serahkan sepenuhnya kepada pemerintah, tentu ini bukan tanpa alasan, dan yang pasti berkaitan dengan kepentingan nasional,” ujar Aduhot.

Disamping itu semua, Aduhot berharap agar pemerintah tetap mengagendakan pelaksanaan Natal Nasional di Humbahas untuk tahun 2017. Kepanitiaan yang sempat dibentuk untuk perayaan natal di Sumut, menjadi modal untuk pelaksanaannya kembali di tahun depan.

“Jangan sampai kekecewaan masyarakat berlarut-larut, kita harapkan tahun depan (2017,-red.) tetap diagendakan dan dilaksanakan di Humbahas. Masyarakat sangat menantikan hal itu,” harapnya.

Momentum ini, lanjut Aduhot, kesempatan yang baik bagi Humbahas untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah di tahun 2017. Membangun konsep untuk kesiapan dan lebih mantap di tahun berikutnya. Kepada masyarakat diharapkan untuk tetap kompak dan menyatukan suara.

“Humbahas khususnya Doloksangsul adalah kampung halak hita, bukan hanya kampung orang Humbahas. Mari satukan langkah, jika masyarakat bisa kompak, pelaksanaan natal tahun depan akan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Agama RI  Lukman Hakim Syaifuddin pada tanggal 31 Agustus 2016 telah mengeluarkan SK  Panitia Perayaan Natal Nasional 2016. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito ditunjuk menjadi ketua Panitia Natal. Dalam SK itu Menteri Agama juga memutuskan Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai pusat pelaksanaan  perayaan Natal Nasional tanggal 27 Desember 2016.

Sementara itu Wakil Ketua Panitia Marim Purba menyatakan bahwa Perayaan Natal Nasional 2016 yang awalnya direncanakan dipusatkan di Dolok Sanggul Kabupaten Humbahas dialihkan ke Manado, Sulawesi Utara. Revisi SK kepanitiaan yang diterbitkan Menteri Agama pun akan direvisi menjadi 2 aktivitas dengan subpanitia : a) Panitia Natal Nasional dan b) Panitia Aksi Natal dan Toba Lake Christmas Concert.

“Aksi Natal tanggal 16 sd 18 di daerah Tapanuli dan sekitarnya diakhiri Toba Lake Christmas Concert di Dolok Sanggul. Selanjutnya Natal Nasional dipusatkan di Manado tanggal 27 Desember 2016,” jelas Wakil Ketua Panitia Marim Purba di Jakarta, Rabu 12/10). (AFR)

  • Bagikan