Pilkada Siantar: Panwaslih Telah Diaktifkan, Siap Awasi Praktek Politik Uang

  • Bagikan
Panitia Pengawas Pemilihan Umum (ist)

Pematangsiantar, BatakToday

Badan Pengawas Pemilihan (Bawaslu) Sumatra Utara akhirnya mengaktifkan kembali Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Pematangsiantar sejak tanggal 27 Oktober 2016. Surat Keputusan (SK) Bawaslu tersebut menyatakan, Panwaslih Siantar diaktifkan untuk jangka waktu 6 bulan. Hal ini diutarakan Ketua Panwaslih Siantar, Josep Sihombing saat ditemui di kantornya, Senin (31/10).

Josep mengungkapkan, melalui SK Bawaslu tersebut, secara otomatis Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam), Panitia Pengawas Lapangan (PPL), dan Panwas Tempat Pemungutan Suara (Panwas TPS), turut aktif kembali. Karenanya, menurut Josep, mulai hari ini, Senin (31/10/2016), Panwaslih Siantar beserta bawahannya sudah mulai bekerja menjalankan tugas pokok, dan fungsinya.

“Selama pasif, kami jajaran Panwaslih kan selalu berkomunikasi. Makanya pengaktifan kembali tidak memakan waktu yang lama,” ujarnya.

Untuk mengawasi tahapan Pilkada Siantar, Josep menegaskan bahwa saat ini Panwaslih sedang berkoordinasi dengan KPUD Siantar. Sebab menurutnya, selama tahapan Pilkada Siantar yang tertunda dilanjutkan, sebelum Panwaslih diaktifkan, pengawasan diambil alih oleh Bawaslu Sumut.

“Panwaslih harus mengetahui secara resmi tahapan Pilkada Siantar yang tertunda. Supaya tahu tahapan apa saja yang akan diawasi,” terangnya.

Disinggung tentang kemungkinan terjadinya politik uang, Josep menegaskan Panwaslih akan bekerja keras untuk mengawasinya. Namun, dia juga meminta supaya semua masyarakat Siantar menolak politik uang, serta aktif mengawasi apabila ditemukan terjadi praktek politik uang.

“Pertama, kami menghimbau masyarakat Siantar untuk menolak praktek politik uang. Dan, apabila masyarakat menemukan terjadinya politik uang,  supaya dilaporkan langsung ke Panwaslih. Kita siap untuk menindaklanjuti, sesuai regulasi yang mengatur,” tegasnya.(EM)

  • Bagikan