Pasca Sengketa Berkepanjangan, Masyarakat Siantar Dambakan Pilkada Bermartabat

  • Bagikan
Ketua KPU Kota Pematangsiantar Mangasi Tua Purba saat membubuhkan tanda tangan dukungan pilkada damai pada acara Deklarasi Masyarakat Pematangsiantar menuju Pilkada Damai dan Bermartabat, Jumat (11/11/2016) sore di Balai Bolon Lapangan Adam Malik. (foto: humas str)

Pematangsiantar, BatakToday –

Di tengah kejenuhan masyarakat Kota Pematangsiantar terhadap drama sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlarut-larut selama hampir setahun terakhir, masyarakat difasilitasi pemerintah kota kembali mendeklarasikan pilkada damai dan bermartabat, Jumat (11/11/2016) sore di Balai Bolon Lapangan Adam Malik. Deklarasi yang digelar 5 hari jelang pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Susulan pada Rabu 16 November 2016 tersebut ditandai dengan pembacaan 8 butir deklarasi, penandatangan massal dukungan  pilkada damai serta pelepasan balon pilkada damai.

Meskipun undangan telah dilayangkan kepada keempat pasangan calon (paslon) peserta Pilkada Susulan, namun Calon Walikota nomor urut 4 Wesly Silalahi dan Calon Wakil Walikota nomor urut 2 Hefriynsyah tidak tampak hadir pada deklarasi tersebut.

Dalam sambutannya, Penjabat Walikota Pematangsiantar Anthony Siahaan mengharapkan seluruh pasangan calon bertanding secara demokratis dan mematuhi seluruh aturan main. Hal ini dimaksudkan agar Pilkada Susulan yang telah hampir setahun dinantikan, bisa berjalan lancar sesuai harapan semua pihak.

“Gesekan antar pendukung calon juga diharapkan tidak terjadi, sehingga masyarakat tidak terkotak-kotak karena pilkada. Mari kita jaga suasana damai, kondusif dan sejuk agar pilkada ini menghasilkan Walikota dan Wakil Walikota yang berkualitas dan punya legitimasi,” ucap Anthony.

Ketua KPU Kota Pematansgiantar, Mangasi Tua Purba. (foto: ms purba)
Ketua KPU Kota Pematansgiantar, Mangasi Tua Purba. (foto: ms purba)

Sementara Ketua DPRD Eliakiam Simanjuntak meminta seluruh pasangan calon komit untuk menolak politik uang dan tidak saling menghujat. Seluruh warga yang memiliki hak pilih dihimbau agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya.

“Siapa pun yang terpilih nantinya, itulah yang terbaik bagi masyarakat Kota Pematangsiantar,” katanya.

Senada, Kapolres AKBP Dodi Darjanto mengharapkan suasana tetap kondusif menjelang maupun sesudah pilkada.

Deklarasi yang dibacakan Sofiyan Purba berisi 8 butir pernyataan maupun permintaan masyarakat kepada para penyelenggara, kandidat serta pihak penegak hukum agar menjalankan pilkada secara damai dan bermartabat. Salah satu butir deklarasi menyatakan: “Masyarakat Pematangsiantar siap mewujudkan Pilkada Susulan 2016 sebagai pilkada yang bermartabat, demokratis, menjunjung tinggi hak azasi manusia, transparan, jujur dan adil”.

Tanda tangan dukungan pilkada damai pada baliho ukuran 2×4 meter antara lain dibubuhkan oleh Pj Walikota, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, pasangan calon yang hadir, Komisioner KPU dan Panwas, perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda serta kalangan akademisi. (ajvg/rel)

  • Bagikan