Massa Gerilia: “Tak Ada Gunanya Panwaslih di Pilkada Siantar”

  • Bagikan
Suasana unjuk rasa massa Gerilia di depan Kantor Panwaslih Kota Pematangsiantar di Jalan Sanggar, Jumat (18/11/2016) sore. (foto: Erwin Manullang)

Pematangsiantar, BatakToday –

Usai dari Polresta Siantar, sekitar delapan ratusan massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Rakyat Lawan Perampok C6 (Gerilia) melanjutkan aksi unjuk rasanya ke Kantor Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih), Jumat (18/11) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam orasinya, Ketua Gerilia, Hasanuddin Nasution mengatakan bahwa Panwaslih sama sekali tidak berfungsi selama tahapan pelaksanaan Pilkada Siantar. Menurutnya, Panwaslih tidak mengawasi kecurangan dilakukan oleh pasangan calon (paslon) nomor urut dua,  Hulman Sitorus-Hefriansyah.

“Tak ada gunanya Panwaslih di Pilkada Siantar. Sudah jelas ada perampokan C6 yang dilakukan oleh Hulman-Hefriansah, tapi tidak ditangkap,” kata Hasanuddin.

Hasanuddin mengungkapkan, kedatangan massa Gerilia ke Kantor Panwaslih untuk meminta supaya semua tuntututan massa disampaikan ke Bawaslu Sumut dan Bawaslu RI. Pihaknya optimis Bawaslu Sumut dan RI bakal menindaklanjuti adanya temuan dugaan politik uang yang dilakukan paslon Hulman-Hefriansyah.

“Kami menyakini, dengan adanya tuntutan  temuan dugaan C6 ditukar dengan uang 100 ribu sampai 200 ribu, Hulman-Hefriansyah bakal didiskualifikasi, dan  Pilkada Siantar diulang. Karena kami siap memberikan bukti, terkait dugaan politik uang yang dilakukan oleh Hulman-Hefriansyah,” teriak Hasanuddin.

Sekitar 20 menit demo berlangsung, Ketua Panwaslih Josep Sohombing keluar menemui massa. Sama seperti di kantor KPUD Siantar, massa tidak ingin berdialog dengan komisioner Panwaslih, dan massa hanya menyerahkan  tuntutannya dan meminta disampaikan kepada Bawaslu Sumut dan RI. Menyikapi permintaan massa, Josep memenuhinya.

Usai menyerahkan dokumen pernyataan, Ketua Gerilia Hasanuddin menegaskan, pihaknya akan datang kembali untuk mempertanyakan hasil tindaklanjut tuntutuan mereka.

Untuk diketahui, sebelum ke Kantor Panwaslih, massa Gerilia sebelumnya telah melakukan unjukrasa di dua tempat, yakni di Kantor KPU Kota Pematangsiantar di jalan Porsea, dan di halaman Mapolresta Pematangsiantar di jalan Sudirman.

(baca: https://bataktoday.com/diduga-merampok-30-000-c6-massa-gerilia-tuntut-diskualifikasi-hulman-hefriansyah). (EM)

  • Bagikan