Bagaimana Mau Sejuta Pohon, Durian Presiden Jokowi Pun “Runtuh”

  • Bagikan
Pohon durian yang ditanam Presiden Jokowi tidak ditemukan lagi di tempatnya (bataktoday/ajvg)

Parparean, BatakToday-

Pohon durian yang ditanam Presiden Joko Widodo dalam rangka Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Kawasan Danau Toba,  yang dilakukan di Desa Parparean I,  Kecamatan Porsea,  Kabupaten Toba Samosir,  pada tanggal 20 Agustus 2016 lalu, sudah tidak ditemukan lagi di tempat sebelumnya.

Hal ini disaksikan langsung oleh BatakToday saat mendatangi areal penanaman pada Senin petang (12/12/2016).

Salah satu penduduk yang bekerja sebagai nelayan Danau Toba, Janner Simangunsong, warga Desa Parparean II, yang ditemui saat menuju danau petang itu, menyebutkan dua minggu lalu masih melihat pohon durian yang ditanam Presiden Jokowi.

Janner Simangunsong, nelayan warga Desa Parparean II, turut manyaksikan pohon durian yang ditanam Presiden Joko Widodo, tidak ada di tempat penanamannya (bataktoday/ajvg)
Janner Simangunsong, nelayan warga Desa Parparean II, turut menyaksikan pohon durian yang ditanam Presiden Joko Widodo, tidak ada lagi di tempatnya (bataktoday/ajvg)

“Dulu saya datang ke sini waktu Jokowi menanam pohon durian itu. Dua minggu lalu pun masih saya lihat di tempat ini, tanahnya pun kelihatan lembab waktu itu. Dua minggu ini memang saya tidak turun ke danau karena angin kencang, ” terang Janner menunjuk tempat pohon durian tersebut ditanam sebelumnya.

Seusai penanaman pohon bulan Agustus lalu, Presiden Joko Widodo berpesan kepada masyarakat setempat untuk menjaga agar kawasan Danau Toba tetap hijau.

“Yang sudah ditanam, saya minta dirawat dan diawasi agar betul-betul tumbuh. Sudah disiapkan sampai akhir Desember akan ditanam satu juta pohon di wilayah Danau Toba ini, dan kita harapkan satu juta itu betul-betul tumbuh,” demikian diungkapkan Presiden Jokowi saat itu.

Papan informasi pekerjaan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, di lokasi penanaman Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Parparean (bataktoday/ajvg)
Papan informasi pekerjaan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, di lokasi penanaman Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Parparean (bataktoday/ajvg)

Saat itu juga disebutkan, untuk perawatan semua pohon yang ditanam, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan memberikan bantuan berupa pompa air untuk menyiram atau mengairi pohon yang ada.

Di lokasi penanaman berdiri papan informasi bahwa program yang dilaksanakan di tempat itu adalah pekerjaan dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan (KKLH) RI. Diketahui sebelumnya, Menteri KKLH Siti Nurbaya Bakar juga hadir pada acara penanaman pohon saat itu. (ajvg)

  • Bagikan